TEBET, AYOJAKARTA.COM – Nama Kepala Desa alias Lurah Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Welas Yuni Nugroho mendadak viral di media social setelah fotonya dipampang antara lain oleh akun instagram, @instambanjarnegara.
Pak Lurah yang biasa disapa Hoho itu memang pantas menjadi pembicaraan. Pasalnya, sebagian besar tubuh kepala desa tersebut dihiasi gambar atau tulisan alias tato. Tampang Hoho dengan rajah di tubuhnya bisa dilihat di beberapa video di YouTube.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?
Kolega Hoho sesama kepala desa di Kb. Banjarnegara, Jawa Tengah, Sigit Utoyo, mengaku tahu sosok lurah tatoan itu. Sigit adalah Kepala Desa Wanadadi, Banjarnegara. “Desa saya jauh dari desanya Pak Hoho.Tapi saya tahu beliau, meski tidak kenal.”
Ada yang menarik dari penjelasan Toyek, begitu Sigit Utoyo biasa dipanggil oleh teman-temannya semasa sekolah dan kuliah. Menurut dia,ada beberapa lurah yang dia kenal juga memilki rajah di tubuh. “Yang saya tahu ada beberapa teman Lurah di Banjarnegara yang memiliki tato juga, termasuk saya…,” kepada Ayojakarta.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Cerita Tentang Komeng Tapi Bukan
Namun, Sigit yang tengah menjadli periode kedua sebagai Kepala Desa Wanadadi mengaku tato yang ada di tubuhnya berbeda dengan gambar-gambar di badan Hoho.
“Kalau beliau kan tato modern, tato anak sekarang. Kalau saya, hehehehe… tato zaman dulu yang biasanya identik dengan anak bandel. Biasanya gambar tengkorak dan burung emprit,” ujar Toyek sambil berseloroh.
Sigit juga mengaku tidak masalah dengan tato yang ada di dada bagian kiri dan lengannya itu. Hoho dalam pemberitaan di beberapa media online juga menyatakan hal yang senada dengan Sigit.
“Warga kan melihat kinerja kita sekarang. Masa lalu, ya masa lalu. Saya sih belum pernah dengar langsung komentar warga terhadap tato saya. Gak tahu kalau di belakang saya hehehe,” ujar Toyek yang mengaku nakal ketika remaja di Purwokerto, tempat dia menuntut ilmu semasa SMA dan kuliah di Fisip Universitas Jenderal Soedirman.
Jadi, ternyata banyak juga lurah yang tatoan (sedu) Lur…! Kalian pernah lihat di Jakarta? Boleh gak ya?
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Sepotong Roti dari Bilangan, Daerah Paling Top di Jakarta!

Share this article
VIRAL LURAH TATOAN DI KAB. BANJARNEGARA: Ternyata Banyak, Lur… Eh di Jakarta Boleh Gak Ya?