Dear Mas Menteri Nadiem, Siswa Sekolah di Pegunungan Dieng Belajar di Atap Rumah karena Susah Sinyal

Dua orang siswa SMPN 4 Bawang saat menggunakan jaringan internet gratis yang dipasang sekolah dengan naik atap rumah. (Dok)

Dua orang siswa SMPN 4 Bawang saat menggunakan jaringan internet gratis yang dipasang sekolah dengan naik atap rumah. (Dok)

BATANG, AYOJAKARTA.COM -- Bagi masyarakat yang mudah mendapatkan akses jaringan internet, pemandangan anak belajar di atas atap rumah menjadi tidak lazim.  Tapi ini potret perjuangan pelajar SMPN 4 Bawang yang berada di pegunungan Dieng, Kabupaten Batang. 

Karena susahnya mendapat akses sinyal internet, mereka harus berjuang untuk dapat menerima praktik pembelajaran jarak jauh berbasis online. Di masa pandemi ini, pembelajaran jarak jauh dipilih untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Namun di beberapa tempat punya kendalanya masing-masing. 

SMPN 4 Bawan yang berlokasi di Desa Pranten Bawang menjadi salah satu desa yang masih terisolir di Batang. Sehingga bukan perkara gampang untuk mendapatkan sinyal internet di lokasi yang punya banyak titik blankspot tersebut. 

Tak hanya soal susah sinyal, budget untuk membeli kuota pun juga menjadi kendala bagi sebagian siswa.  

Kepala Sekolah SMPN 4 Bawang Mulud Sugito mengatakan, tidak semua pelajar berasal dari kalangan mampu. Apalagi beberapa waktu lalu harga panen bawang putih terbilang anjlok. Sehingga banyak orang tua yang mayoritas petani keberatan, untuk membelikan kuota anaknya. 

"Orang tua sangat keberatan, kuota sangat boros karena digunakan untuk medsos, browsing, dan game online karena orang tua sulit memantau," kata Mulud Sugito.  

Dampaknya, selama pembelajaran online semester kemarin 2 siswa dinikahkan dan 1 siswa disuruh keluar untuk membantu orang tua bekerja di ladang, lanjutnya.  SMPN 4 Bawang pun telah menerapkan pembelajaran door to door, home visit ke rumah siswa.

Meski begitu cara ini tidaklah terlalu efektif karena hanya bisa dilakukan sekali dalam seminggu. Lantaran daerah yang diakses cukup susah dan tidak sepadan dengan jumlah personel yang terjun ke lapangan. 

Berangkat dari hal tersebut, sekolah kini berinisiasi untuk menyediakan pemancar jaringan internet gratis untuk siswa.  Hal ini diberlakukan, untuk mendukung pembelajaran model kombinasi yang diterapkan Disdikbud Batang mulai tahun ajaran ini. 

Pembelajaran dilakukan secara bergantian, antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran jarak jauh atau daring.  Dengan anggaran sekitar Rp15,7 juta pihak sekolah memasang antena mikrotik untuk pemancar jaringan internet. 

Dengan antena ini siswa bisa mendapatkan hotspot internet secara cuma-cuma, gratis disediakan sekolah.  

Hotspot ini pun dipasang di beberapa titik, seperti di Dukuh Sigemplong, Dukuh Pranten, Dukuh Rejosari dan Dukuh Bintoro Mulyo.  Meski cuaca berkabut tebal, saat di test speed kecepatan mencapai 13,34 mbps dan saat cuaca cerah mencapai 30 mbps.

Dengan kecepatan ini para siswa bisa menggunakan layanan internet untuk berbagai keperluan. Seperti mengakses Google Classroom, Zoom, YouTube dan aplikasi pendukung lainnya. 

"Karena sinyal susah hampir merata di setiap dukuh. Kami memasang hotspot gratis di empat dukuh. Ini juga sebagai solusi anak agar bisa menikmati pembelajaran daring yang lebih nyaman, dan juga tidak menyusahkan orang tua," jelas lelaki lulusan Universitas Negeri Semarang ini. 

Mulud berharap langkah ini mampu menjadi solusi untuk semua kalangan. Ia juga berharap siswa bisa bijak menggunakan fasilitas ini untuk kepentingan yang bermanfaat. 

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan, tim IT SMPN 4 Bawang pun sudah melakukan pemblokiran situs terlarang. Hotspot internet ini tersedia 24 jam baik untuk jalur local host maupun internet backbone wireless. Fasilitas internet ini pun mampu dinikmati dalam radius 500 meter. 

"Untuk siswa kami sediakan secara gratis atau cuma-cuma. Namun jika ada masyarakat yang berminat, mereka bisa mendapatkan layanan internet ini dengan biaya Rp3 Ribu untuk internet sepuasnya selama 24 jam," pungkasnya. 

Perwakilan siswa, Habib Asani dan Mad Rokhim mengaku senang dengan fasilitas ini. Selain lebih mudah mendapatkan sinyal, dengan internet gratis ini ia tidak perlu meminta biaya kuota ke orang tuanya. 

"Internetnya kenceng. Jadi kalau buka Google Classroom bisa lancar. Biasanya untuk whatsappan saja susah. Apalagi untuk buka aplikasi yang lain yang lebih berat. Ibu saya juga senang karena saya tidak lagi meminta uang untuk beli kuota. Kadang sudah punya kuota pun susah karena sinyalnya ilang-ilangan. Tapi kalau pakai internet ini lancar," tutur siswa kelas 9 ini. (Muslihun)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.