SERANG, AYOJAKARTA.COM -- Polres Serang Kota saat ini tengah menangani kasus dugaan pencabulan di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Terduga tak lain adalah pimpinan ponpes tersebut berinisial JM.
AYO BACA : Selama 15 Tahun, Diduga Sudah 13 Anak Kecil Dicabuli Pengurus Gereja di Depok
Ia diduga telah mencabuli 15 santriwatinya. Kepada para korbannya pelaku JM mengiming-imingi kesaktian berupa jimat dan wafak atau rajah. Namun sebelum kesaktian itu diberikan, JM meminta para korban melayani nafsu bejatnya.
AYO BACA : Polisi Tangkap Pencabul Dua Anak Lelaki di Gereja Depok
Perwakilan keluarga, Anton Daeng Harahap menceritakan, pelaku mengancam korban akan diguna-guna jika melapor polisi. Berdasarkan keterangan para korban, pelaku selalu mengancam korbannya jika berani menceritkan aksi bejat tersebut kepada orang lain akan kena santet dan dikeluarkan dari ponpes.
“Padahal dia punya istri tiga, bahkan istrinya juga korban. Dia itu ketua yayasan enggak pernah ngajar di Ponpes, cuma nyariin korban saja,” kata Daeng seperti dikutip dari bantennews.co.id - jaringan Suara.com, Senin (27/7/2020).
Sementara Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan saat ini kasus dugaan pencabulan tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan termasuk meminta keterangan saksi dari pelapor dan terlapor. Sehingga pelaku belum ditetapkan tersangka dan masih berstatus saksi.
“Yang lapor ada empat orang, terlapor sudah diperiksa sebagai saksi. Kita pastiin dulu semua ini (penyelidikan selesai),” kata Indra.
AYO BACA : Bejat! Paman di Purwakarta Tega Cabuli Ponakan Hingga 4 Kali
![[Ilustrasi] Seorang pimpinan ponpes di Serang diduga mencabuli belasan santriwatinya. (Shutterstock)](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/ilustrasi-perkosaan-shutterstock.jpg)
Share this article
Polres Serang Kota saat ini tengah menangani kasus dugaan pencabulan di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Terduga tak lain adalah pimpinan ponpes tersebut berinisial JM.