CIPEDES, AYOJAKARTA.COM -- Angka penyalahgunaan narkoba di Kota Tasikmalaya meningkat selama pandemi COVID-19.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya Tuteng Budiman mengatakan, tahun sebelumnya, berjumlah tiga kasus. Namun kali ini meningkat menjadi lima kasus narkoba.
"Selama tiga bulan "tetap berada di rumah" kami sudah mengamankan lima orang pengguna. Kelimanya saat ini menjalani rehabilitasi," kata Tuteng melalui sambungan telepon, Kamis (25/6/2020).
Tuteng memperkirakan, salah satu penyebab meningkatkan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba karena nihil kegiatan positif selama isolasi diri di rumah.
Ia menyebut pengguna yang diringkus ini berusia antara 20 - 40 tahun. Mereka ada yang tergolong pengguna baru serta mantan pengguna.
"Mungkin kesal berada di rumah tanpa kegiatan, akhirnya mencoba narkoba. Jenis narkoba yang digunakan sabu dan ganja," ucap Tuteng.
Untuk itulah kata dia, BNN terus meningkatkan upaya sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
"Kami terus meningkatkan pengawasan. Kota Tasikmalaya jadi pasar potensial narkoba di Priangan Timur," pungkas Tuteng. (Irpan Wahab Muslim)

Share this article
Tuteng memperkirakan, salah satu penyebab meningkatkan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba karena nihil kegiatan positif selama isolasi diri di rumah.