SEMARANGBARAT, AYOJAKARTA.COM -- Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan kembali terjadi pada akhir pekan ini, yakni Minggu (21/6/2020). Namun dari Indonesia, GMC ini hanya terlihat sebagai GMS (Gerhana Matahari Sebagian).
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie mengatakan, untuk di Jawa Tengah sendiri, ada beberapa yang bisa melihat fenomena GMS.
"Untuk beberapa kota yang dilewati fase GMS tersebut ada 13, yakni Semarang, Pekalongan, Batang, Kendal, Ungaran, Demak, Jepara, Kudus, Purwodadi, Sragen, Pati, Rembang, Blora. Semuanya dengan magnitudo gerhana antara 0,000-0,025," urainya, Selasa (16/6/2020).
Untuk wilayah dengan durasi gerhana paling lama terdapat di Rembang yakni mencapai 39 menit 2,6 detik. Sementara wilayah dengan durasi gerhana paling sebentar adalah Batang yakni 5 menit 32,8 detik.
"Imbauan bagi masyarakat yanh ingin mengamati GMS harus pakai filter, karena di Jawa Tengah waktu gerhananya antara pukul 14.59 sampai dengan 15.38 WIB. Di mana saat Matahari masih terang sehingga berbahaya bagi mata tanpa filter," katanya seperti dilansir dari Ayosemarang.com.
"Selain itu, piringan matahari yang tergerhanai juga sedikit sekali (kurang dari 1 persen) sehingga akan susah diamati oleh mata tanpa alat," tambahnya.

Share this article
Untuk wilayah dengan durasi gerhana paling lama terdapat di Rembang yakni mencapai 39 menit 2,6 detik