Kota Cimahi diserbu 'Manusia Karung'

CIMAHI, AYOJAKARTA.COM -- Keberadaan pemulung merangkap pengemis bermodal karung atau biasa disebut 'Manusia Karung' mulai bermunculan di jalanan Kota Cimahi, Jawa Barat. Kian hari jumlah gepeng ini terus bertambah meski status penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat.

Pantauan Ayobandung.com, jaringan AyoMedia, Minggu (10/5/2020), manusia karung mulai bermunculan sejak awal bulan Ramadan. Mereka mangkal di trotoar jalan protokol dengan ciri khas membawa karung lusuh seolah tengah memulung.

Mereka terdiri dari pria berbagai usia dan wanita dengan membawa balita saat mangkal. Ratusan manusia karung terlihat ramai di jalan utama seperti jalan Gandawijaya, Kolonel Masturi dan jalan Gatot Subroto.

Ichsan (30) Salah seorang manusia karung asal Soreang, Kabupaten Bandung biasa mangkal di Jalan Gandawijaya. Dia mengaku sudah sebulan terakhir melakukan aktivitas memulung dan mengemis di Kota Cimahi.

"Sudah sebulanan disini, sekarang mah rongsokan juga enggak ada. Kadang ada ngasih makanan atau uang," ujarnya.

Salah seorang manusia karung lainnya, Nengsih (37) warga Darangdang, Purwakarta mengaku sudah setahun memulung dan mengemis di Kota Cimahi.

Ia berdalih terpaksa mengais rejeki dengan cara itu karena memiliki tanggungan 4 orang anak, sementara suaminya belum lama ini meninggal dunia.

Nengsih juga membawa serta anak bungsunya yang masih balita saat memulung maupun mengemis. Anak itu terpaksa dibawa karena tidak ada yang mengurus di rumah.

"Saya juga khawatir anak sakit dibawa kerja begini, tapi sudah enggak ada yang ngurus. Bukan supaya dikasihani,"cetusnya.

Selama menjadi manusia karung di Kota Cimahi, jika malam ia dan puluhan gepeng dari berbagai daerah tidur di emperan toko sekitar Alun-alun Cimahi beralaskan kardus dan berselimut karung. Mereka pulang setelah uang yang terkumpul cukup untuk pulang kampung.

Dalam sehari, sebut Nengsih, uang yang didapatnya bervariatif. Jika direratakan, setidaknya Rp100 ribu perhari didapatnya ditambah pemberian lain selain uang.

"Ya sehari ada Rp100 ribu dapat, uang itu buat 2 anak yang sekolah. Banyak juga warga yang ngasih makanan, nasi kotak air mineral sekarang banyak,"terangnya.

Banyaknya 'Manusia Karung' di Kota Cimahi juga sebanding dengan jumlah masyarakat yang mendermakan sebagian hartanya bagi mereka. Momentum bulan Ramadan menjadi kesempatan mereka membagikan bantuan makanan bagi manusia karung.

"Temen-temen di rumah inisiatif urunan bikin nasi kotak terus dibagikan ke mereka yang mengemis," tutur Silvi Nura'ini (17), remaja warga Pakuhaji, KBB saat memberikan bantuan makanan pada manusia karung di Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi.

Rafi (19) warga Komplek Veteran Cipageran, Kota Cimahi menilai ia dan keluarganya berinisiatif bersedekah paket makanan di bulan Ramadan ini. Sebanyak 50 paket nasi dibagikan pada mereka yang beraktivitas di sepanjang jalan termasuk manusia karung.

"Kalau kami niatnya sedekah saja, kalaupun mereka pura-pura itu mah urusan mereka. Yang penting kita berniat untuk berbagi,"ucapnya saat memberikan makanan pada gepeng di Jalan Gandawijaya.

Terpisah, Kepala Bidang Sosial DinsosP2KBP3A Kota Cimahi, Agustus Fajar, mengakui gepeng musiman mulai bermunculan di Cimahi. Berdasarkan informasi, jumlahnya sekitar 8 sampai 15 orang.

"Mereka itu peralihan dari tempat lain. Karena mungkin di tempat lain pengawasannya lebih ketat, kalau di Cimahi hanya perlintasan dan agak longgar jadi mereka bertahan di sini," ujar Agustus saat dihubungi, Jumat (10/5/2020).

Gepeng tersebut berasal dari sejumlah daerah, seperti Cianjur dan Purwakarta. Pihaknya sudah melakukan pendataan, namun kebanyakan gepeng tersebut tidak membawa identitas.

"Kami sudah lakukan pendataan. Sebelum COVID-19 mereka sempat rehab di panti Cisarua dan Bekasi. Sekarang mereka tidak bisa dikirim ke sana karena tempatnya ditutup. Jadi kami minta agar kembali ke daerah masing-masing," bebernya.

Setelah didatangi dan diminta kembali ke daerah masing-masing, gepeng tersebut benar-benar hilang namun hanya satu atau dua hari. Selebihnya mereka akan kembali lagi mengemis di tempat biasa mereka mangkal.

"Memang sehari dua hari enggak ada. Tapi beberapa hari kemudian muncul lagi. Jadi mereka kucing-kucingan juga dengan petugas," jelasnya. (Tri Junari)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.