PURWAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Satu keluarga tenaga medis di Kampung Munjul Kelurahan Munjul Jaya Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta menjadi korban pembacokan sadis di rumahnya sendiri. Pelakunya telah dibekuk polisi dalam waktu 24 jam di sebuah minimarket di Purwakarta.
Korban pembacokan sadis itu terdiri dari ayah, ibu serta kedua anaknya.
Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan menegaskan, terduga pelaku berinisial Agus (29) masih tetangga korban. Dari hasil penyelidikan, kata Indra, aksi pelaku merupakan tindak pindana pencurian dengan kekerasan.
"Alasan pelaku mengincar korban, karena kondisi rumahnya bagus dan dianggap orang berada," ujar dia, Rabu (23/4/2020).
Sementara itu, Agus mengaku sehari-hari bekerja di Jakarta dan sebulan ini menganggur.
AYO BACA : Satu Keluarga Tenaga Medis Dibantai, Polisi Berusaha Ungkap Motif Pelaku Pembunuhan
"Saya bekerja di proyek di Jakarta. Tapi dipulangkan karena corona. Mencuri sebenarnya sudah dua kali pada 2019 dan sekarang," kata dia.
Saat ditanya alasannya nekat bertindak sejauh itu, ia mengaku khawatir ketahuan korban.
"Saat saya masuk ke dalam kamar, salah seorang korban terbangun, saya kaget dan takut ketahuan, makanya melakukan itu," ujar dia.
Menurut Kapolres, sebelum terpergok pelaku sempat mengambil uang tunai Rp 650 ribu yang telah dimasukkan ke dalam dompet dan selanjutnya hendak mencuri gawai sebelum diketahui salah satu korban.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
Share this article
Menurut Kapolres, sebelum terpergok pelaku sempat mengambil uang tunai Rp 650 ribu yang telah dimasukkan ke dalam dompet dan selanjutnya hendak mencuri gawai sebelum diketahui salah satu korban.