JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerahkan lebih dari 700 tenaga kerja untuk merampungkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Hingga kemarin, kemajuan pembangunan RS Darurat COVID-19 sudah mencapai 50 persen lebih. Seluruhnya diperkirakan dapat rampung Minggu (22/3/ 2020).
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, menjelaskan, hari ini sebagian logistik, seperti peralatan medis dan tim medis, mulai memasuk bangunan RS Darurat COVID-19.
Para petugas kesehatan diharapkan sudah dapat bertugas merawat pasien, yang dikoordinasikan oleh RSPAD Gatot Subroto, pada Senin (23/3/2020) lusa.
AYO BACA : RS Darurat COVID-19 di Kompleks Wisma Atlet Kemayoran Beres Malam Ini
Berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh pihak terkait penanganan COVID-19, seluruh pembiayaan akan ditanggung oleh BNPB.
Khalawi juga menjelaskan, pihaknya berterimakasih atas dukungan dari berbagai pihak dalam proses pembangunan RS Darurat COVID-19. Yang bertugas dalam operasionalisasi dan kebersihan tower 1, 6, 7 adalah INA Hotel, sedangkan untuk tower 3 adalah Moritz.
Instalasi dan alat kesehatan serta alat rumah sakit dikordinir oleh RSPAD Gatot Subroto, yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan paramedis.
Lay out rumah sakit tower 7 lantai 1 hingga 3 didesain dan ditetapkan oleh RSPAD Gatot Subroto. PT. Panasonic Indonesia juga ikut memberikan bantuan berupa servis AC di seluruh tower dan PT. PLN bertanggung jawab penuh atas kelistrikan di seluruh tower.
Selain itu, untuk kebutuhan air, PPK Kemayoran turut andil dalam kontribusi penanganan Darurat COVID-19. PT. Bank Mandiri juga ikut memberikan bantuan quality insurance untuk rumah sakit.

Share this article
Para petugas kesehatan diharapkan sudah dapat bertugas merawat pasien, yang dikoordinasikan oleh RSPAD Gatot Subroto, pada Senin (23/3/2020) lusa.