JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli kembali menyentil utang luar negeri Indonesia.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah per akhir Oktober 2019 berada di angka Rp 4.756,13 triliun.
"Banyak cara untuk kurangi utang,"cuit Rizal Ramli, Senin (13/1/2020).
Salah satu yang sering disinggungnya melalui skema debt-swap (pembayaran utang dengan cara menukar). Sistem ini bisa dengan menukar utang yang bunganya mahal dengan utang bunga lebih murah (bonds).
"Mumpung yield negatif," jelas Rizal Ramli
Atau menerapkan sistem debt to nature swap terhadap utang Indonesia. Sistem ini berupa pembatalan utang dalam pertukaran dengan komitmen atas mobilisasi sumber daya domestik untuk pelestarian lingkungan.
"Debt-to-Nature Swap: kurangi utang dengan konservasi," imbuhnya.
Tiga cara lainnya menurut hemat Rizal Ramli yaitu melalui asset securitization, menaikkan tax ratio yang terendah 20 tahun, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Perlu kreativitas," imbuh ekonomi senior tersebut.
Share this article
Salah satu yang sering disinggungnya melalui skema debt-swap (pembayaran utang dengan cara menukar). Sistem ini bisa menukar utang yang bunganya mahal dengan utang bunga lebih murah (bonds).