Isla Unhas Sampaikan 8 Rekomendasi kepada Menteri Edhy Prabowo

DPP Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin saat audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo/Isla Unhas

DPP Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin saat audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo/Isla Unhas

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (DPP Isla Unhas) menyambangi Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo, di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta Pusat.

Ada delapan butir rekomendasi yang disampaikan DPP Isla Unhas kepada Menteri Edhy dalam pertemuan yang digelar Senin (23/12/2019) kemarin. Salah satunya, terkait upaya menggenjot ekspor hasil-hasil sektor kelautan.

Ketua DPP Isla Unhas, Darwis Ismail yang memimpin rombongan membuka diskusi menyadari Indonesia terlalu lama menempatkan persoalan degradasi ekosistem laut sebagai tema utama pendekatan program.

“Padahal di balik itu, amat banyak potensi ril yang bisa dikembangkan dan memperoleh perhatian, seperti terumbu karang untuk wisata bahari, ikan karang sebagai target usaha budidaya dan ekspor, ikan pelagis seperti tuna, cakalang dan lain sebagainya,” tutur Darwis kepada Menteri Edhy.

Menurut dia, sumber daya laut adalah pengungkit ekonomi pesisir dan pulau-pulau kecil terutama di pulau perbatasan. Indikasi kegiatan illegal fishing yang melibatkan nelayan kecil, tak terlepas dari peran pemodal dan aparat oknum penegak hukum.

“Karenanya, upaya pemerintah untuk mendorong transformasi kapasitas ekonomi yang memberdayakan perlu didukung. Penegakan hukum harus dikedepankan agar iklim usaha menjadi sehat dan prospektif,” lanjutnya.

Menurut dia, kebijakan pemanfaatan sumber daya laut yang mengadopsi prinsip keberlanjutan, kedaulatan dalam pengelolaan, serta memberikan kesejahteraan perlu didukung.

“Isla Unhas akan berdiri bersama pemerintah untuk mempromosikan iklim usaha perikanan yang bertanggung jawab dan berorientasi ekonomi jangka panjang,” ujar Darwis.

Kondisi sosial ekonomi seperti kemiskinan, pengangguran, dan eksploitasi yang cenderung merusak seharusnya dapat ditekan dengan bersama-sama mengawal program-program yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui KKP.

“Isla Unhas akan menjadi mediator, fasilitator dalam mengakselerasi pembangunan kelautan dan perikanan,” lanjut Darwis.

Menurut Darwis, KKP membutuhkan dukungan multipihak dalam memanfaatkan potensi ekonomi, sosial dan geopolitik bangsa secara berkelanjutan. Guna mencapai hal tersebut, dibutuhkan SDM kelautan yang unggul.

“Kompetensi alumni yang bernaung di Isla Unhas sangat relevan karena memahami isu dan permasalahan kelautan saat ini, baik yang terkait ruang laut, perikanan tangkap, budidaya, riset dan sumber daya manusia,teknologi dan mitigasi kelautan, pengawasan laut dan garis pantai, serta investasi,” jelas Darwis.

Adapun delapan rekomendasi Isla Unhas kepada Menteri Edhy sebagai berikut:

Pertama, efektivitas layanan pemerintahan di sektor kelautan dan perikanan. Dalam hal ini diperlukan perizinan yang efektif dan tidak berbelit-belit, serta bebas pungli.

“Sehingga merangsang tumbuhnya usaha-usaha kelautan dan perikanan serta investasi,” katanya.

Kedua, revitalisasi perikanan sebagai lumbung pangan laut, peningkatan sarana prasarana pelabuhan, pabrik es dan cold storage, sistem pengemasan, sistem transportasi dan lainnya. Di samping itu juga menumbuhkan program konservasi untuk keberlanjutan ekosistem sumber daya ikan melalui sistem zonasi dan penguatan kearifan lokal.

Ketiga, menggalakkan program usaha budidaya yang berorientasi ekspor seperti Udang, tuna dan rumput laut. Kemudian, pembentukan BUMN khusus budidaya sebagai katalisator pertumbuhan usaha budidaya di masyarakat, meningkatkan produktivitas balai budidaya untuk menghasilkan benih dan biota bernilai ekonomi tinggi, serta mensinergikan balai-balai dengan kelompok usaha budidaya di masyarakat.

Keempat, peningkatan potensi pasar dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan, seperti membangun pasar ikan bertaraf internasional di tiga wilayah indonesia dan melakukan pameran produk olahan di negara-negara lain secara reguler.

“Membangun strategi kampanye budaya makan ikan secara kreatif dan inovatif di seluruh lapisan masyarakat dengan mensinergikan kearifan lokal. Membangun sistem berbasis IT untuk mendukung industri 4.0. Menggalakkan eksport komoditi laut bernilai tinggi,” sebut Darwis.

Kelima, peningkatan SDM kelautan unggul; perekrutan sumber daya kelautan di pusat dan daerah; peningkatan Kualitas Nelayan Melalui Program Sejuta Penyuluh; pembangunan sekolah SMK kelautan di daerah sentra nelayan; serta mendorong program kemitraan dengan perguruan tinggi yang berorientasi kelautan.

Keenam, penanganan illegal fishing. Penindakan illegal fishing harus tegas sesuai hukum yang berlaku, pemanfaatan kapal sitaan sebaiknya dihibahkan kepada kelompok nelayan,  perguruan tinggi sebagai sarana riset dan pelatihan, serta kelompok usaha wisata bahari.

Ketujuh, memperkuat sistem pengawasan perairan untuk menjaga kedaulatan dan sumber daya kelautan perikanan melalui penambahan armada kapal pengawasan dan teknologi pendukungnya. Isla Unhas mendorong pembangunan dan optimalisasi pos pengawasan dan pemantau di pulau-pulau terdepan. Termasuk, membangun jaringan pengawasan berbasis masyarakat yang melibatkan nelayan lokal sebagai satuan tugas (satgas) di wilayah pesisir. Mempercepat proses pendataan, pemberian nama, serta status hukum seluruh pulau khususnya di perbatasan.

Kedelapan, mendukung Menteri Kelautan dan Perikanan mempercepat proses restrukturisasi birokrasi di lingkup KKP guna meningkatkan pelayanan, kinerja dan profesionalitas kementerian.

Menanggapi rekomendasi Isla Unhas tersebut, Menteri Edhy meminta dibuatkan model percontohan kegiatan yang berkaitan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bisa ditawarkan kepada KKP.

Dalam audiensi ini, Menteri Edhy  didampingi Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar, yang juga salah seorang anggota Isla Unhas.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.