JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Musim liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), PT Pertamina (Persero) memprediksi adanya kenaikan permintaan bahan bakar minyak dan LPG.
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III memperkirakan peningkatan konsumsi BBM jenis Premium dan Pertaseries di wilayah Jawa Bagian Barat selama masa libur Nataru sebesar dua persen.
''Jika konsumsi normal sebesar 27 ribu kilo liter per hari. Maka dalam masa Satgas Nataru, perusahaan milik negara ini menyiapkan sekitar 28 ribu kilo liter per hari,'' kata General Manager Pertamina MOR III Tengku Fernanda, Senin (23/12/2019).
Sementara itu, untuk BBM jenis Solar baik Biosolar maupun Dexseries justru diprediksi mengalami penurunan. Bahan bakar jenis ini akan terkoreksi 12 persen dari 10,8 ribu menjadi 9,5 ribu kilo liter per hari.
Adapun konsumsi gas LPG (Liquefied Petroleoum Gas) juga diproyeksikan rata-rata meningkat tiga persen.
Untuk mendukung kelancaran pasokan LPG subsidi maupun non subsidi, Pertamima MOR III selama masa Satgas Nataru telah menyiagakan 1.049 Agen LPG PSO siaga dan 6.077 Pangkalan LPG siaga.
Selain itu, masyarakat yang menggunakan LPG Non Subsidi juga dapat menikmati layanan siaga di 178 Agen LPG Non PSO siaga serta 632 Sub Agen LPG Non PSO siaga.
''Layanan ini kami maksimalkan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses BBM sehingga perjalanan lancar. Namun demikian kami harapkan kepada pemudik yang akan melalui tol layang agar memastikan BBM sudah dalam kondisi penuh sebelum masuk tol karena di jalan layang tidak terdapat fasilitas SPBU dan penggunaan kendaraan roda dua di jalan layang tol elevated harus mendapatkan ijin dari pihak berwenang,'' terang Tengku Fernanda.

Share this article
Musim liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), PT Pertamina (Persero) memprediksi adanya kenaikan permintaan bahan bakar minyak dan LPG.