JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gempa masih terus mengguncang Maluku Utara.
Beberapa saat lalu, akun Twitter BMKG mengumumkan gempa susulan kembali terjadi dengan magnitudo 5,1, pada pukul 07:39:12 WIB, di 140 km Barat Laut
Gempa dengan kedalaman 10 Km itu tidak berpotensi tsunami.
AYO BACA : Gempa Magnitudo 7,1 Maluku Utara Diikuti 28 Gempa Susulan, Ini Penyebabnya
Hingga pukul 06.59 WIB, telah terjadi 74 aktivitas gempa susulan di Laut Maluku Utara (Malut) setelah gempa bumi magnitudo 7,1 mengguncang Halmahera Barat pukul 23.17 WIB tadi malam.
"Hingga pagi ini pukul 06.59 WIB, telah terjadi 74 aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Laut Maluku utara pasca gempa utama M 7.1," tulis Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami (BMKG), Daryono, akun twitter @DaryonoBMKG, Jumat pagi (15/11/2019).
Sebelumnya BMKG telah mencabut status peringatan dini tsunami pada pukul 01.45 WIB setelah gempa magnitudo 7,1.
BMKG juga memutakhirkan laporan gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).

Share this article
Gempa dengan kedalaman 10 Km itu tidak berpotensi tsunami.