JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Inisiator Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Fahri Hamzah memastikan akan langsung tancap gas dalam perpolitikan di Indonesia.
Menurut Fahri, hal itu dilakukan usai pihaknya menyisir seluruh wilayah dan mengorganisir kepengurusan lengkap di 34 provinsi.
"Kemudian, 99 inisiator dan pendiri pusat itu juga kita sisir semuanya pada tanggal 9 kemarin. Alhamdulillah, sebagai syarat yang dinyatakan oleh undang-undang kita menandatangani seluruh usulan itu di depan notaris," ungkap Fahri, dalam syukuran Partai Gelora di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).
Fahri memastikan, pendirian Partai Gelora tidak memakai tangan kedua dan sebagainya.
"Sebab kami ditawari sebenarnya kemarin itu, partai itu nggak perlu dibuat rumit begini, akuisisi saja partai lama yang tidak lolos treshold berapa begitu, lalu kemudian kita ganti pengurusnya langsung on gitu kan, kami nggak mau," ujarnya.
Fahri mengaku, partainya siap melakukan manuver politik yang akan dimulai Januari tahun depan.
"Deklarasi kan nanti begini, ini kan menurut UU kan dia bulan, jadi awal Januari (2020) lah kira-kira sudah selesai bersih, dinyatakan boleh ikut pemilu baru kita agak ramai," tandasnya.

Share this article
Inisiator Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Fahri Hamzah memastikan akan langsung tancap gas dalam perpolitikan di Indonesia. Menurut Fahri, hal itu dilakukan usai pihaknya menyisir seluruh wilayah dan mengorganisir kepengurusan lengkap di 34 provinsi.