JAKARTA, AYOJAKARTA.COM — Jepang mengutus Wakil Menteri Luar Negeri, Norihiro Nakayama, untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin, Minggu (20/10/2019),
Informasi itu dijelaskan pihak Kedutaan Besar Jepang dalam keterangan tertulisnya. Dijelaskan pula bahwa Nakayama akan berada di Indonesia selama tiga hari, sejak hari ini sampai Senin lusa.
Indonesia dan Jepang telah menikmati hubungan diplomatik sejak tahun 1958 dengan penandatanganan Perjanjian Perdamaian antara kedua negara. Pada tahun yang sama, RI dan Jepang juga menandatangani Perjanjian Pampasan Perang.
Hubungan bilateral kedua negara meliputi banyak sektor, mulai dari investasi, perdagangan, pariwisata, hingga kebudayaan.
Di Indonesia, pemerintah Jepang memiliki sejumlah kantor perwakilan, termasuk Kedutaan Besar di Jakarta dan beberapa Konsulat Jenderal di Medan, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.
Pada tahun 2017 lalu, Perdana Menteri Jepang melakukan kunjungan ke Indonesia dan membahas sejumlah kerja sama dengan Presiden Joko Widodo. Sebagaimana tercatat di laman resmi presidenri.go.id, keduanya membahas kesepakatan kerja sama dalam konteks Two Plus Two (2+2) antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara yang akan dilakukan pada tahun yang sama.
Keduanya juga membahas pembukaan akses produk pertanian dan perikanan Indonesia ke Jepang, general review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement, rencana peningkatan konektivitas udara melalui pembukaan jalur perdagangan, dan peningkatan kerja sama ekonomi, termasuk rencana pembangunan Pelabuhan Patimban, pembangunan jalur kereta api Jakarta- Surabaya dan rencana kerja sama pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan Indonesia.

Share this article
Hubungan bilateral kedua negara meliputi banyak sektor, mulai dari investasi, perdagangan, pariwisata, hingga kebudayaan.