JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Pimpinan MPR mendatangi kediaman Wakil Presiden terpilih, Maruf Amin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Kedatangan pimpinan MPR untuk mengantarkan undangan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2023 yang digelar pada 20 Oktober mendatang.
Kemarin, undangan juga telah diantarkan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan itu, pimpinan MPR sekaligus menyampaikan hasil rapat konsultasi bersama DPR, DPD RI, KPU, Panglima TNI, Kapolri, kepala BIN,Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Sekretariat Negara,mengenai persiapan pelantikan presiden-wapres yang tinggal lima hari lagi.
"Sebagai pendamping Presiden Joko Widodo dalam memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan, KH Ma'ruf Amin punya tugas yang tak ringan untuk menuntaskan berbagai agenda pembangunan nasional kebangsaan. Khususnya, pembangunan sumber daya manusia yang sudah lekat dalam kepribadian beliau sebagai ulama besar, guru kita semua," ujar Bamsoet di kediaman Maruf Amin, Selasa malam (15/10/2019).
Bamsoet didampingi para Wakil Ketua MPR antara lain Ahmad Basarah (F-PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (F-Gerindra), Jazilul Fuwaid (F-PKB), Syarief Hasan (F-Demokrat), Hidayat Nur Wahid (F-PKS), Zulkifli Hasan (F-PAN), dan Arsul Sani (F-PPP).
Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menyampaikan, MPR selalu siap membantu pemerintah dalam menyukseskan agenda pembangunan sumber daya manusia. Salah satunya melalui program Sosialisasi Empat Pilar MPR yang telah bergulir sejak tahun 2004. Diharapkan manusia Indonesia tak hanya kuat dalam ilmu pengetahuan, namun juga memiliki kepribadian yang Pancasilais.
"Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan saripati dari berbagi nilai kebaikan yang diajarkan oleh banyak agama. Pengakuan dalam Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menandakan betapa religiusnya Bangsa Indonesia yang mengakui keberadaan Tuhan. Karenanya, sangat tidak tepat apabila ada yang mempertentangkan Pancasila dengan agama, maupun agama dengan Pancasila," kata wakil ketua umum Pemuda Pancasila ini.
Bamsoet menambahkan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai masalah kebangsaan. Maruf Amin diharapkan mampu membuat suasana perpolitikan semakin teduh dan adem. Terlebih komposisi presiden dan wapres terpilih merupakan perpaduan nasionalis-religius.
“Dari sinilah diharapkan akan membawa kesejukan bagi perjalanan sejarah Indonesia untuk lima tahun ke depan. Pimpinan MPR juga berharap KH Maruf Amin mampu menggantikan posisi Pak JK untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam membangun ekonomi Indonesia ke depan dengan keahlian beliau dalam ekonomi syariah," tutur Bamsoet.
Sementara itu, Maruf memberikan apresiasi karena pimpinan MPR langsung mengundang seluruh pihak dari presiden dan wapres terpilih, termasuk Prabowo dan Sandiaga serta para mantan presiden serta mantan wapres. Ia berharap silaturahmi dan komunikasi politik yang sudah dibangun dengan baik oleh pimpinan MPR bisa terus dilanjutkan.
"Pimpinan MPR RI yang baru dilantik sudah membuat terobosan positif dengan melakukan komunikasi dan silaturahmi politik dengan para tokoh bangsa. Langkah ini merupakan pertanda bangsa kita mempunyai keinginan besar untuk membangun keutuhan bangsa," kata Ma'ruf Amin.

Share this article
Pimpinan MPR juga berharap KH Maruf Amin mampu menggantikan posisi JK untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam membangun ekonomi Indonesia ke depan dengan keahlian beliau dalam ekonomi syariah