JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kebakaran melanda hutan di Gunung Welirang belum sepenuhnya padam. Sebanyak 15 orang yang terbagi ke dalam dua tim pun diterjunkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim ke lokasi.
Kasi Kedarutan BPBD Jatim, Satriyo Nur Seno menjelaskan, tim satu yang berjumlah 10 orang ditugaskan menyisir Blok Patok Wesi Welirang, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas.
Berdasarkan penelusuran di lokasi tersebut, kata Satriyo, terdapat satu titik api yang sudah berhasil dipadamkan
Sementara tim dua yang berjumlah lima orang bertugas menyusuri Blok Plorotan Welirang, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Ada enam titik api yang belum bisa dipadamkan di lokasi ini karena angin yang berhembus kencang.
"Titik api semakin membesar. Masih dilakukan upaya pemadaman api oleh tim di lokasi," ujar Satriyo, Rabu (2/10/2019).
Melihat situasi tersebut, lanjut Satriyo, tim satu pun diputuskan bergabung bersama tim dua, untuk membantu pemadaman. Bahkan hari ini, BPBD Jatim kembali memberangkatkan tiga tim lainnya ke Blok Plorotan.
"BPBD Jatim pun terus melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupate Mojokerto dan UPT Tahura R. Soerjo terkait pemadaman keenam titik api tersebut," ujar Satriyo.
Berbeda dengan situasi di Gunung Welirang, menurut Satriyo, seluruh titik api di Gunung Arjuno sudah terkondisikan atau bisa dipadamkan. Bahkan tim pemadaman sudah membuat sekat yang lebar untuk mengantisipasi jika terjadi rembetan dari sisa bara api.
"Tim dari tahura R Soerjo masih standby untuk melakukan pemantauan dari posko penanggulangan kebakaran Gunung Arjuno," kata Striyo.
Satriyo menyebutkan, luasan lahan yang terbakar di Gunug Arjuno mencapai kurang lebih 100 hektar. Adapun jenis vegetasi yang terbakar yaitu cemara, manisrejo, dan semak belukar.

Share this article
15 orang yang terbagi ke dalam dua tim diterjunkan BPBD Jatim untuk memadamkan kebakaran hutan di Gunung Welirang.