AYOJAKARTA.COM - Istana akhirnya buka suara soal kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto mengirim surat presiden (surpres) ke DPR RI untuk pergantian Kapolri.
Melalui Mensesneg Prasetyo Hadi, pihaknya membantah soal kabar tersebut.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Prabowo mengirim surpres pergantian kapolri ke DPR.
Bahkan, kabar tersebut juga mengungkap dua inisial nama yang digadang-gadang bakal menggantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Hore! Siap-siap, Pemerintah Sudah Siapkan 7 Program Stimulus Ekonomi hingga Akhir Tahun, Apa Saja?
Kedua inisial tersebut adalah Komjen D dan S.
Prasetyo pun mengetakan jika kabar surpres ke DPR itu tidak benar.
"Jadi belum ada surpres yang dikirim ke DPR, mengenai pergantian Kapolri," ujar Prasetyo.
Kabar ini juga dibantah langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Ia bahkan memastikan pihaknya belum menerima surpres dari Prabowo mengenai pergantian Kapolri.
"Pimpinan DPR sampai hari ini belum terima surpres mengenai pergantian Kapolri," terangnya.
Seperti diketahui, akhir-akhir ini memang muncul desakan agar Listyo mundur dari jabatannya.
Hal ini bermula dari adanya unjuk rasa hingga membuat seorang ojol meninggal dunia karena dilindas dengan mobil Brimob.
Listyo pun dengan tegas mengatakan jika pergantian Kapolri ini merupakan hak prerogatif dari Presiden.
"Kita prajurit kapan aja siap," tegasnya.***
Share this article
Pihak istana dan DPR RI akhirnya memberi jawaban soal isu Presiden Prabowo Subianto kirim surpres pergantian Kapolri, begini katanya.