AYOJAKARTA.COM - Nama Ahmad Sahroni kembali menjadi sorotan setelah rumah pribadinya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diserang massa pada 30 Agustus 2025.
Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR dari Partai NasDem itu akhirnya buka suara, meski lewat cara tidak langsung.
Ia menelpon pegiat media sosial Ferry Irwandi untuk menyampaikan curahan hati, menerima kritik, sekaligus menitipkan permintaan maaf.
Baca Juga: Xiaomi 17 Pro Fix Pakai Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Nih? Siap Jadi Penantang iPhone 17 Pro Max
Ferry Irwandi membagikan pengalaman uniknya ditelpon langsung oleh Sahroni. “Baru kemarin gue ditelpon langsung sama Pak Ahmad Sahroni. Pas ditelpon gue mikir ini kenapa lagi, tapi untung gak kesitu arahnya. Jadi Pak Sahroni itu telpon, dalam percakapan itu aku sampaikan beberapa kritik dan masukan dari masyarakat atas apa yang terjadi,” ungkap Ferry di akun Instagramnya, Selasa (30/9/2025).
Menurut Ferry, Sahroni menerima semua kritik dengan lapang dada. Bahkan ia menyadari bahwa sikapnya saat itu tidak peka.
“Dia merasa perlu ada yang dievaluasi dan diubah dari cara komunikasi publiknya. Bahkan dia tahu ternyata waktu itu tidak peka ya, jadi ke depan dia akan mengubah itu,” tambah Ferry.
Dalam percakapan itu, Sahroni disebut sudah mengikhlaskan peristiwa penjarahan rumahnya. Ia ingin menjadikannya sebagai pelajaran berharga bagi semua pejabat publik. Ferry juga menyinggung isu keberangkatan Sahroni ke luar negeri.
Menurut penjelasan Sahroni, perjalanannya memang untuk pekerjaan dan ia sudah kembali ke Jakarta dua hingga tiga hari sebelum insiden terjadi.
“Dia juga nitip maaf kepada warga masyarakat Indonesia atas apa yang dia lakukan karena tidak ada niat buruk. Tapi saya bilang kalau mau minta maaf ya harus Anda sendiri, Pak, yang bilang ke publik,” ujar Ferry.
Penyerangan rumah Sahroni terjadi di tengah demonstrasi besar di Jakarta pada akhir Agustus 2025. Aksi itu dipicu oleh ucapannya yang menolak wacana pembubaran DPR dengan menyebut pihak pendukungnya sebagai “orang tolol”.
Pernyataan tersebut memicu amarah publik hingga rumah Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, menjadi sasaran amuk massa.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Segera Rilis Januari 2026, Intip Segudang Fitur Menarik yang Dimilikinya
Akibatnya, Partai NasDem menonaktifkan Sahroni sebagai anggota DPR. Meski begitu, langkahnya menelpon langsung Ferry Irwandi dinilai sebagai upaya untuk meredakan polemik dan membuka ruang klarifikasi.
Kini publik menunggu realisasi janji Ahmad Sahroni untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan masyarakat, demi menutup polemik yang sempat membesar.***
Share this article
Ahmad Sahroni telpon Ferry Irwandi, terima kritik soal ucapan kontroversial, ikhlaskan penjarahan rumahnya, dan janji segera minta maaf langsung ke publik.