AYOJAKARTA.COM - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) resmi meluncurkan wajah baru situs www.beacukai.go.id sebagai bagian dari agenda transformasi digital layanan kepabeanan dan cukai.
Peluncuran ini menjadi momentum penting, terutama setelah kritik keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat mengancam pembekuan instansi tersebut apabila tidak segera berbenah.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan bahwa pembaruan ini merupakan simbol komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Citizen Lawsuit Dalam Perkara Ijazah Jokowi?
Menurutnya, peringatan dari Purbaya justru menjadi cambuk untuk mempercepat perbaikan internal dan menghadirkan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Wajah baru website Bea Cukai hadir dengan tampilan yang lebih modern, ringan, dan responsif.
Seluruh elemen antarmuka dirancang ulang agar lebih mobile-friendly, menyesuaikan perilaku masyarakat yang kini lebih dominan mengakses informasi melalui perangkat seluler.
Dengan desain yang lebih cepat dan efisien, publik dapat memperoleh berbagai informasi kepabeanan dan cukai tanpa hambatan. Salah satu inovasi penting pada pembaruan ini adalah integrasi layanan kepabeanan dan cukai dalam satu portal digital.
Mulai dari regulasi, prosedur pelayanan, fasilitas kepabeanan, hingga kanal komunikasi dan pengaduan masyarakat, seluruhnya kini tersedia dalam satu platform terpusat.
Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Tentang MRT Jakarta: Integrasi Rute Baru hingga Naming Rights BSI
Hal ini memungkinkan masyarakat menavigasi kebutuhan mereka dengan lebih mudah dan cepat. Tidak hanya tampilan yang diperbarui, struktur konten website juga diperkuat dengan penerapan search engine optimization (SEO).
Peningkatan ini membuat berbagai informasi resmi Bea Cukai lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari, sekaligus memastikan akurasi dan kredibilitas informasi yang diterima publik.
Navigasi intuitif dan sistem informasi yang lebih terorganisasi semakin menegaskan orientasi layanan yang adaptif dan efisien. Nirwala menambahkan bahwa desain baru website sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pengguna jasa.
Salah satu contoh konkret adalah fitur pengecekan bea masuk untuk ponsel yang dibeli dari luar negeri, yang kini dapat dilakukan langsung melalui portal tersebut.
Baca Juga: IICG Nobatkan BNI sebagai The Most Trusted Company 2025
Masyarakat juga dapat mengajukan pertanyaan terkait prosedur maupun estimasi bea masuk barang bawaan dari luar negeri. Modernisasi ini menjadi langkah strategis Bea Cukai untuk menghadirkan layanan digital yang lebih transparan, mudah diakses, dan terpercaya.
Dengan tampilan baru yang lebih cepat dan informatif, www.beacukai.go.id diharapkan menjadi pusat informasi kepabeanan dan cukai yang mampu memenuhi ekspektasi publik di era digital.***

Share this article
Bea Cukai meluncurkan website baru yang lebih cepat, ringan, dan mobile-friendly sebagai respons atas kritik Purbaya. Seluruh layanan kepabeanan kini terintegrasi dalam satu portal digital.