AYOJAKARTA.COM - Keseriusan Bobibos menembus industri energi global kian terlihat.
Terbaru, lokasi SPBU Bobibos di Timor Leste kini sudah muncul dan dapat ditemukan di Google Maps, menandai babak penting menjelang peluncuran resmi bahan bakar berbasis jerami yang dijadwalkan pada Februari 2026.
Kemunculan titik lokasi ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek Bobibos bukan sekadar konsep, melainkan sudah masuk tahap akhir realisasi.
Berdasarkan pantauan di Google Maps, lokasi SPBU Bobibos tercantum di wilayah Timor Leste dan terhubung langsung dengan area fasilitas produksi.
Hal ini memperkuat narasi bahwa Bobibos tengah menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar dari jerami.
Keberadaan lokasi di Google Maps juga memudahkan publik dan calon mitra melihat langsung keseriusan infrastruktur yang sedang dibangun.
Sebelumnya, tim engineer Bobibos Indonesia telah meninjau langsung lokasi pembangunan SPBU di Timor Leste pada Jumat, 30 Januari 2026.
Dari video singkat yang diunggah di YouTube, tampak bangunan SPBU yang disiapkan sekaligus menjadi lokasi launching perdana bahan bakar ramah lingkungan Bobibos.
Agenda peluncuran ini bahkan dijadwalkan akan dihadiri Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah setempat terhadap inovasi energi alternatif tersebut.
Tak hanya fokus pada SPBU, Bobibos juga memacu kesiapan pabrik bio manufaktur yang akan mengolah jerami menjadi bahan bakar nabati.
Tahapan teknis terus disempurnakan, mulai dari uji mesin crushing dan powdering jerami kering hingga persiapan fermentasi menggunakan serum khusus milik Bobibos.
Pihak pengelola memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana demi menjaga kualitas produk.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai harapan. Selanjutnya akan dilakukan proses fermentasi dengan serum khusus yang kami miliki,” ujar pihak Bobibos melalui unggahan Instagram.
Bahan bakar Bobibos diklaim setara RON 98, rendah emisi, aman, dan lebih terjangkau. Inovasi ini bukan hasil instan.
Riset mandiri selama 10 tahun menjadi fondasi lahirnya formula bahan bakar jerami yang siap diproduksi massal.
Nama Bobibos sendiri merupakan singkatan dari Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos, simbol inovasi anak bangsa di sektor energi terbarukan.
Ironisnya, saat produk ini segera dinikmati masyarakat Timor Leste, Bobibos belum bisa dipasarkan di Indonesia.
Rencana pembangunan pabrik di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat, masih terkendala persoalan teknis lahan dan bangunan.
Menjelang peluncuran, fokus Bobibos tertuju pada kesiapan teknis fasilitas di Timor Leste.
Unggahan Instagram @bobibos pada 4 Februari 2026 memperlihatkan tim engineer memasang alat, melakukan solder, hingga uji fungsi mesin.
Toren bio manufaktur skala kecil pun telah disiapkan untuk tahap awal produksi.
Sebagai dukungan konkret, pemerintah Timor Leste telah menyiapkan regulasi khusus dan mengalokasikan sekitar 25 ribu hektare lahan jerami.
Meski tanggal pasti belum diumumkan, Bobibos menegaskan target launching tetap Februari 2026.
Jika terealisasi, Bobibos bukan hanya mencetak sejarah lewat SPBU jerami pertama di dunia, tetapi juga membuka babak baru energi murah dan ramah lingkungan di Asia Tenggara.***
Share this article
SPBU Bobibos di Timor Leste kini muncul di Google Maps. Menjelang launching Februari 2026, Bobibos mematangkan SPBU jerami pertama dunia dan pabrik bio manufaktur berbasis jerami.