Raffi Ahmad Jelaskan Kronologi Fitnah yang Membuat Dirinya Terseret dalam Pusaran Kasus Impor Blue Ray

Raffi Ahmad Menggelar Konferensi Pers untuk Lawan Spekulasi Liar Kasus Impor Blue Ray. (Sumber: Instagram.com/@raffinagita1717)
Raffi Ahmad Menggelar Konferensi Pers untuk Lawan Spekulasi Liar Kasus Impor Blue Ray. (Sumber: Instagram.com/@raffinagita1717)
Poin Penting
  • Bersama Hotman Paris, Raffi Ahmad klarifikasi kasus suap impor Blue Ray Rp61 miliar pada Kamis, 11 Juni 2026.

  • Raffi sebut namanya dicatut intern Blue Ray usai tak sengaja foto bersama di depan kantor mereka di New York.

  • KPK tegaskan titipan dua unit barang elektronik oleh Raffi Ahmad bukan penyelundupan atau bagian skema korupsi.

AYOJAKARTA.COM - Nama pesohor Raffi Ahmad mendadak menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan suap impor Blue Ray Cargo.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap senilai Rp61 miliar kepada oknum pejabat Bea Cukai.

Untuk menjernihkan situasi, Raffi Ahmad menggandeng pengacara senior Hotman Paris Hutapea dalam sebuah konferensi pers yang dilangsungkan pada Kamis, 11 Juni 2026.

Kronologi Pertemuan di Amerika Serikat

Semua bermula pada Oktober 2025 saat Raffi berada di Amerika Serikat untuk lari maraton.

Setelah dari Chicago, suami Nagita Slavina itu berkunjung ke New York dan mampir ke sebuah restoran bernama Awang Kitchen. Di seberang restoran tersebut, terdapat kantor Blue Ray.

Raffi Ahmad menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pihak Blue Ray hanya sebatas ketidaksengajaan sebagai figur publik.

"Mereka panggil saya, Mas Raffi, Mas Ariel, Mas Gading foto dong sama saya. Loh ya sudah kami foto di depan tokonya. Tidak masuk ke dalam," ungkap Raffi.

Dalam pertemuan singkat itu, pihak toko sempat menawarkan jasa pengiriman barang elektronik gratis.

Namun, pria yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut dengan tegas menolak tawaran tersebut dan tidak pernah melakukan komunikasi lanjutan.

Pencatutan Nama dalam Persidangan

Nama Raffi Ahmad memang sempat muncul dalam fakta persidangan kasus suap Blue Ray pada tahun 2026.

Hal ini dipicu oleh adanya bukti percakapan internal antara pihak Blue Ray di Indonesia dengan biro jasa impor.

Nama Raffi diduga sengaja dicatut untuk meyakinkan pihak lain bahwa perusahaan tersebut memiliki klien besar.

Hotman Paris Hutapea menjelaskan bahwa percakapan tersebut sama sekali tidak melibatkan kliennya secara langsung.

"Mungkin ada chatting-an antara orang-orang intern mereka di sini dengan biro jasa untuk meyakinkan biro jasa yang mengurus impor. Eh nanti ada loh pesanan dari Raffi Ahmad di sana," jelas Hotman.

Ia menambahkan bahwa saksi yang menyebut nama Raffi bahkan tidak mengenal sang artis secara pribadi dan telah mencabut pernyataannya.

Klarifikasi dari Pihak KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Plt Direktur Penyidikan, Taufik Ahmad Husein, sempat mengonfirmasi adanya dugaan titipan barang elektronik berupa dua unit laptop atau iPhone karena faktor perkenalan.

Namun, KPK menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan merupakan aksi penyelundupan.

Barang-barang tersebut juga dipastikan tidak masuk dalam skema korupsi besar yang dilakukan oleh Blueray Cargo.

Selebritas asal Bandung itu merasa perlu meluruskan fitnah ini demi menjaga reputasinya sebagai Utusan Khusus Presiden.

Ia menegaskan tidak mengenal satu pun pihak yang menjadi terdakwa dalam kasus suap tersebut.

Raffi mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam melakukan verifikasi informasi agar tidak mudah terpancing oleh disinformasi di media sosial.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dugaan suap
# Blue Ray
# Raffi Ahmad

Berita Terkait

News Update

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.

Bisnis

Bantu UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Naik Kelas, Pemberdayaan BRI Sukses Perluas Pasar

UMKM oleh-oleh khas Demak sukses perluas pasar dan berhasil naik kelas berkat program pemberdayaan BRI yang berkesinambungan.

Metropolitan

Buntut Viral Cekcok Satpam Bundaran HI vs Arogansi Sopir Alphard: Kini Ditilang Usai Terbukti Terobos Zebra Cross HI hingga Gunakan Pelat Palsu

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberikan tindakan tegas kepada pengemudi mobil Toyota Alphard yang viral karena menerobos lampu merah di zebra cross kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.