Mengukur Kesiapan Petugas Haji Menghadapi Puncak Armuzna melalui Gladi Posko

Sabtu Malam 19 April 2025, jelang keberangkatan kloter pertama jemaah haji, ratusan petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diuji kesiapannya menghadapi puncak haji yang sangat menentukan yaitu fase Armuzna alias Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Sabtu Malam 19 April 2025, jelang keberangkatan kloter pertama jemaah haji, ratusan petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diuji kesiapannya menghadapi puncak haji yang sangat menentukan yaitu fase Armuzna alias Arafah, Muzdalifah dan Mina.

AYOJAKARTA.COM -- Sabtu Malam 19 April 2025, jelang keberangkatan kloter pertama jemaah haji, ratusan petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi diuji kesiapannya menghadapi puncak haji yang sangat menentukan yaitu fase Armuzna alias Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Malam itu, Asrama Haji Pondok Gede bertransformasi menjadi miniatur Tanah Suci. Bukan lantunan talbiyah yang menggema, melainkan isak tangis seorang "jemaah" yang tersesat di tengah keramaian "Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah".

Teriakan pilu itu hanyalah bagian dari skenario yang dirancang untuk menguji kesiapan petugas haji atau dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

"Tolong-tolong aku di mana, aku di mana," rintih seorang petugas yang berperan sebagai jemaah, air mata buatan membasahi wajahnya. Reaksi sigap terlihat dari para petugas PPIH lainnya.

Mereka bergegas menghampiri, bukan dengan panik, melainkan dengan sentuhan lembut dan kata-kata menenangkan.

"Ibu, ibu sekarang di Tanah Suci, ibu akan menunaikan rukun Islam kelima. Ibu akan berhaji. Istigfar ya, Bu," bisik seorang petugas dengan penuh empati. Keajaiban kecil terjadi. Raut wajah panik berangsur-angsur mereda, digantikan oleh senyum tipis yang menyiratkan ketenangan.

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Saldo Rp600.000 hingga 1 Juta Sudah Masuk dalam Rekening KKS KPM

Adegan lain menampilkan seorang "jemaah" lansia yang tampak kelelahan saat tiba. Langkahnya goyah, tubuhnya ringkih. Kembali, petugas PPIH hadir bak malaikat penolong. Kursi roda disiapkan dalam sekejap, uluran tangan membantu sang lansia duduk dengan nyaman.

Pemandangan-pemandangan menyentuh itu merupakan bagian dari gladi posko yang digelar oleh Kementerian Agama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) PPIH Arab Saudi 1446/2025M di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (19/4/2025). Ratusan petugas PPIH dari berbagai daerah kerja, yang telah mengikuti pelatihan intensif sejak 14 April, larut dalam simulasi yang terasa begitu nyata.

Fasilitator berpengalaman, Harun Arrasyid, memimpin jalannya simulasi yang mencakup seluruh alur perjalanan haji. Mulai dari kedatangan di bandara Jeddah dan Madinah, pergerakan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), hingga prosesi lontar jumrah dan tahapan murur serta tanazul. Sebelum praktik lapangan ini, para petugas dibekali pemahaman teoretis melalui Tactical Floor Game (TFG) untuk memvisualisasikan dinamika pergerakan jemaah.

"Sebelum kita melaksanakan gladi posko, para peserta kita berikan teori dan pembekalan dengan sistem Tactical Floor Game (TFG) untuk memberikan gambaran pergerakan jemaah di Armuza seperti apa," terang Harun.

Baca Juga: Konsep Intermittent Fasting, Manfaat Sehat Puasa Syawal yang Mampu Mereset Hormon

Tak hanya skenario umum, simulasi ini juga menghadirkan "jemaah" dengan berbagai kondisi khusus: sakit, meninggal dunia, kehilangan paspor, amnesia, hingga masalah bagasi dan salah kamar penginapan. Tujuannya satu, melatih kesigapan dan keterampilan petugas dalam menghadapi situasi tak terduga di lapangan.

"Tujuan gladi posko ini untuk memberikan gambaran sekaligus memberikan keterampilan-keterampilan kepada petugas agar bisa menangani hal itu, sehingga penugasan nanti di lapangan bisa lebih sempurna dalam melayani jemaah haji Indonesia," tegas Harun.

Semangat dedikasi para petugas PPIH ini terus membara hingga larut malam. Mereka juga mendapatkan pembekalan mendalam mengenai prosesi safari wukuf (reguler dan khusus) serta murur dari Fasilitator PPIH 1446 H/2025M, Slamet.

Safari wukuf khusus, dijelaskan Slamet, akan dilayani oleh tim gabungan dari tiga daker yang terdiri dari personel PKP3JH (Penanganan Krisis Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji), petugas kesehatan, pembimbing ibadah, dan petugas layanan lainnya. "Tugas tim ini menjaga dan memperbaiki kondisi jemaah haji termasuk psikologi jemaah," ujarnya.

Gladi posko diakhiri dengan praktik langsung penyambutan, pergerakan, dan pendorongan jemaah di Armuzna, diikuti dengan evaluasi menyeluruh. Malam di Pondok Gede menjadi saksi bisu betapa seriusnya persiapan para petugas PPIH Arab Saudi. Di balik simulasi yang terkadang menguras emosi, terukir komitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah yang akan segera tiba di Tanah Suci. Pondok Gede seolah menjadi "Makkah" sesaat, tempat empati dan kesiapsiagaan dipupuk demi kelancaran ibadah haji tahun 2025.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Puncak Armuzna
# Gladi Posko
# petugas haji

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.