AYOJAKARTA.COM – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan tanggapannya mengenai capres nomor urut 1 Anies Baswedan yang dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
JK menyebut jika Anies Baswedan diperiksa, maka dapat meminta kesaksian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Bagus itu, kalau di periksa gampang Anies minta kesaksian dari Pak Jokowi, karena yang pertama ngomong Pak Jokowi,” ucap Jusuf Kalla, dikutip pada Kamis, 11 Januari 2024.
Diketahui, Anies Baswedan dilaporkan ke Bawaslu karena diduga telah melakukan fitnah, dengan menyebut 340 ribu hektare tanah milik capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
Baca Juga: Bela Anies Baswedan? Jusuf Kalla Sebut Tidak Ada Rahasia dalam Pertahanan Jika Hanya Alutsista
Sementara itu, Anies mengaku alasan dirinya mengungkapkan jumlah tanah milik Prabowo karena meniru apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi pada debat 2019 lalu.
Oleh sebab itu, JK menilai jika Anies Baswedan diperiksa oleh Bawaslu maka Anies bisa menyebut data yang diperoleh dari Presiden Jokowi.
“Anies nanti diperiksa dari mana datanya dari Pak Jokowi, dipanggil Pak Jokowi baru rame negeri ini,” katanya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar debat capres yang ketiga di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu, 7 Januari 2024.
Dalam debat capres yang ketiga, membahas mengenai pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, hingga politik luar negeri.
Dalam debat tersebut Anies sempat menyinggung mengenai para prajurit militer di Indonesia yang tidak memiliki rumah dinas.
Sedangkan, kata dia, Menteri Pertahanan di Indonesia (Prabowo Subianto) memiliki tanah yang cukup luas sekitar 340 ribu hektare.
Namun, hal tersebut dibantah oleh Prabowo dan menyebut data yang diungkapkan oleh Anies dalam debat tersebut tidak sesuai dengan fakta.***

Share this article
Jusuf Kalla memberikan tanggapannya mengenai capres nomor urut 1 Anies Baswedan yang dilaporkan ke Bawaslu.