AYOJAKARTA.COM -- Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) ikut buka suara terkait penolakan debat calon presiden (capres) disiarkan oleh MNC Group.
Asisten Pelatih Timnas AMIN, Jazilul Fawaid mengatakan pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan soal siaran debat tersebut.
Jazilul Fawaid mengatakan jika keputusan tersebut sudah disetujui maka tidak ada salahnya untuk dijalankan.
“Yang penting diputuskan bersama oleh KPU dan semua tim. Kalau misalkan harus dievaluasi saya pikir bukan televisinya, (tetapi) polanya aja biar debatnya lebih seru,” kata Jazilul dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (2/1/2024).
“Kalau itu keputusan KPU dan itu juga sudah disetujui oleh mayoritas saya pikir jalan aja. Kenapa harus mencurigai MNC?” sambungnya.
Jazilul menjelaskan selama ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu melakukan perubahan dan tidak konsisten.
Seperti misalnya lokasi debat yang panas hingga peserta debat diperbolehkan berputar di atas panggung.
Menurutnya, hal yang lebih penting untuk dievaluasi adalah masalah teknis bukan soal siapa pihak yang menyiarkan debat.
“Menurut saya tidak asal aturannya diterapkan. Ini kan selalu ada perubahan enggak konsisten. Yang pertama dulu dilakukan KPU tempatnya panas. Yang kedua kemarin orang boleh muter-muter kayak joget-joget. Sebenarnya diputuskan KPU yang mana? Paslon boleh gerak, micnya ada tiga, jadi hal-hal teknis sebenarnya bukan soal disiarkan,” jelasnya.
Lebih jauh, Jazilul justru menilai MNC Group tidak akan mungkin menyabotase peserta debat.
“Apakah misalkan MNC akan sabotase? Saya pikir enggak meskipun dalam satu grup. Justru evaluasi kita kok bisa lembaga penyiaran full dikuasai oleh pihak tertentu. Justru itu soalnya bukan soal televisinya. Televisinya adanya itu mau gimana,” ujarnya.
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menolak debat capres disiarkan oleh televisi milik MNC Group.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran yakni Nusron Wahid menyampaikan pihaknya sudah bersurat dengan KPU mengenai masalah tersebut.
“Kita sudah kirim permintaan kepada KPU, agar dalam satu debat penyelenggaraannya tidak dimonopoli oleh satu grup TV yang pemiliknya sama dan pihak terafiliasi. Guna kasih pemerataan dan check and balance antara satu group TV dengan group TV lainnya,” ,” kata Nusron dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Selasa (2/1/2024).
Nusron Wahid menjelaskan pihaknya tidak ingin debat cawapres didominasi oleh satu grup televisi.***

Share this article
Timnas AMIN ikut buka suara terkait penolakan debat calon presiden (capres) disiarkan oleh MNC Group.