AYOJAKARTA.COM — Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji merasakan kejanggalan atas kasus kopi sianida yang menyeret nama Jessica Wongso.
Susno Duadji mengaku akan membela Jessica Wongso untuk mendapat keadilan atas kasus kopi sianida tersebut.
Susno Duadji mengaku heran terhadap putusan hakim kepada Jessica Wongso pada persidangan.
Ia menilai bahwa tidak ada barang bukti yang langsung memperlihatkan bahwa Jessica Wongso yang memasukkan sianida ke dalam kopi yang menewaskan Mirna Salihin.
Baca Juga: Soal Vonis Hukuman Terhadap Jessica Wongso, Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji: Peradilan Sesat!
"Ya sangat janggal, memang harus ada keyakinan hakim, tetapi keyakinan hakim itu harus didapat dari alat bukti yang menunjukkan dialah pelakunya, bukan dari ilmu penafsiran," kata Susno, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
Susno Duadji merasa kasihan kepada Jessica Wongso. Karena Jessica harus merelakan masa mudanya di penjara.
Selain itu, hukuman 20 tahun yang dialami Jessica Wongso lenuh menyakitkan karena tidak adanya alat bukti.
"Kasihan orang berumur sekian tahun masih remaja dihukum sekian tahun, masa remajanya hilang" ucap Susno.
Susno Duadji mengaku siap untuk membela Jessica Wongso mendapatkan keadilan.
Ia mengaku bukan hanya sekedar membela Jessica Wongso saja. Namun, hal tersebut ia lakukan demi membela kebenaran dan keadilan juga.
"Saya sangat bersedia, yang saya bela bukan Jessica ya tetapi kebenaran dan keadilan, siapapun pelakunya saya mencintai itu (keadilan," ujar Susno.
Susno Duadji pun mengatakan bahwa dihukum karena rekayasa itu rasanya menyakitkan.
"Kenapa? Karena dihukum karena rekayasa itu sakit," kata Susno.
Diketahui, Jessica Wongso ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin tahun 2016 lalu.
Jessica Wongso kemudian dihukum 20 tahun penjara, setelah hasil penyelidikan menduga bahwa Jessica Wongso yang memasukan Sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna Salihin hingga tewas.***

Share this article
Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji merasakan kejanggalan atas kasus kopi sianida yang menyeret nama Jessica Wongso.