Langkah Prabowo Pilih Gibran jadi Cawapres Dinilai Blunder Berujung Kekalahan, Pengamat: Lebih Buruk dari 2019

Dedi menilai keputusan bakal capres Prabowo Subianto yang menggandeng Gibran Rakabuming merupakan langkah yang penuh dengan risiko.
Dedi menilai keputusan bakal capres Prabowo Subianto yang menggandeng Gibran Rakabuming merupakan langkah yang penuh dengan risiko.

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini publik seolah dibuat geger dengan drama capres dan cawapres di Indonesia.

Mulai dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang disebut untuk meloloskan Gibran Rakabuming menjadi calon wakil presiden.

Hingga keputusan bakal calon presiden Prabowo Subianto yang menggandeng Gibran Rakabuming Raka yang tidak lain merupakan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Keputusan tersebut tentu saja menghebohkan publik, karena selama ini publik tahu bahwa Gibran merupakan salah satu kader PDI Perjuangan.

Belum lagi isu politik dinasti Jokowi yang menghantui deklarasi Gibran jadi cawapres Prabowo Subianto banyak dibicarakan di media sosial.

Terkait deklarasi dari Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Gibran Rakabuming sebagai cawapres dari Prabowo Subianto membuat pengamat politik dari lembaga Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah turut buka suara.

Baca Juga: Harusnya Hari Ini, Ini Alasan Pengumuman Gibran Jadi Cawapres Prabowo Dipercepat

Dedi menilai bahwa keputusan bakal capres Prabowo Subianto yang menggandeng putra sulung dari Jokowi ini merupakan langkah yang penuh dengan risiko.

Dirinya menilai bahwa keputusan yang dilakukan ini bisa menjadi blunder yang sangat memungkinkan jika Ketua Umum Partai Gerindra menelan pil kekalahan dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

“Bisa saja bagi Prabowo keputusan ini biasa, mengingat ia adalah militer. Terbiasa dengan keberanian ambil risiko dalam memutuskan,” ungkap Dedi dikutip AyoJakarta.com dari laman Republika, Senin, 23 Oktober 2023.

“Tetapi dalam situasi politis, ini bisa sebagai blunder yang memungkinkan Prabowo telan kekalahan. Bahkan kekalahan yang lebih buruk dari 2019,” lanjutnya.

Pengamat politik ini mengatakan bahwa kekalahan yang menghantui Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 ini bisa terjadi karena kepercayaan dari publik mulai luntur.

Khususnya pendukung dari pemilihan umum sebelumnya, yang mana saat ini Prabowo akan dianggap melanggengkan politik dinasti dari Joko Widodo.

Bukan itu saja, Prabowo Subianto juga akan dinilai oleh publik sebagai tokoh yang tidak mengutamakan kapasitas dalam memilih pendamping (cawapres).

“Langkah Prabowo ini melainkan demi mendapatkan sokongan Jokowi yang mungkin saja ia bayangkan bisa kerahkan kekuasaan untuk menangkan Prabowo. Situasi ini bisa membuat Prabowo kehilangan kepercayaan publik,” ujar Dedi.

Lebih lanjut pengamat politik dari IPO ini mengungkapkan bahwa Ganjar Pranowo bisa memantik banyak simpati karena jadi tokoh yang terzalimi.

“Dari sisi Jokowi semantan pengkhianat dari PDIP bisa membuat Ganjar panen simpati karena berperan sebagai tokoh terzalimi. Jokowi diprediksi gagal membawa gerbong PDIP ke Prabowo,” kata dia.

Baca Juga: Jejak Karier Capres dan Cawapres: Gibran yang Termuda, Prabowo yang Paling Berpengalaman

Dedi menilai bahwa kondisi ini harus diantisipasi oleh Prabowo Subianto dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Agar sentimen dan kepercayaan publik tidak melemah, yang mana jika hal itu sampai terjadi maka Ketua Umum Partai Gerindra ini harus bersiap untuk menerima kekalahan kembali.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cawapres
# Prabowo Subianto
# Gibran Rakabuming

News Update

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga