AYOJAKARTA.COM - Usai Anies Baswedan dideklarasikan sebagai bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), banyak isu mencuat soal dirinya.
Salah satu isu yang ramai soal pencapresan Anies Baswedan adalah adanya penjegalan dari pihak lain khususnya pemerintah.
Isu penjegalan terhadap Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2024 itu pun sempat menjadi perbincangan hangat banyak pihak terutama para pakar politik.
Baca Juga: Daftar 10 Sekolah Kedinasan yang Sepi Peminat pada Tahun 2023, Mana Tau Bisa Lolos!
Menanggapi ramainya isu penjegalan tersebut, bacapres Anies Baswedan akhirnya ikut buka suara terkait hal itu.
Menurut Anies, kontestasi Pilpres merupakan sebuah kompetisi politik yang mana akan ada banyak hal terjadi di dalamnya.
Salah satunya adalah penjegalan yang dikatakan Anies adalah sesuatu yang wajar dalam kompetisi politik tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Anies Baswedan pada acara diskusi Desak Anies di Jakarta pada Selasa (15/8/2023) malam.
Baca Juga: Bisa Bikin Ortu Bangga, Inilah Enam Jurusan Kuliah yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara
Anies menyebut bahwa adanya upaya penjegalan dalam dunia politik adalah hal yang wajar untuk menahan bahkan menghentikan.
Anies sendiri justru menganggap bahwa halangan yang ia hadapi ini akan membawa rasa simpati dan kepercayaan masyarakat kepada dirinya.
Namun selama ini, Anies memastikan bahwa ia tak pernah merasa dijegal sehingga ia tak pernah merasa khawatir akan hal tersebut.
"Di dalam proses politik itu normal ada yang berusaha untuk memangkas, ada yang berusaha untuk menghentikan. Ya itulah sebuah kompetisi," ujar Anies seperti dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Kamis (17/8/2023).
Baca Juga: 10 Tanda Kamu Punya Mental Kuat Dilihat dari Psikologi, Salah Satunya Kalau Mandi Lama
Mahtan Gubernur DKI Jakarta itupun mengaku tidak pernah merasa khawatir soal isu penjegalan yang menyertai dirinya.
Ia justru meyakini bahwa dengan adanya penjegalan tersebut membuktikan bahwa apa yang ia kerjakan merupakan sebuah kebaikan yang akan mendapat simpati dan kepercayaan dari masyarakat.
"Saya tidak pernah berkeluh kesah, saya tidak pernah merasa itu dianggap jegal, justru saya merasa inilah bukti bahwa apa yang kita kerjakan insyaAllah mendapatkan simpati dan mendapatkan kepercayaan," lanjutnya.***

Share this article
Usai Anies Baswedan dideklarasikan sebagai bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), banyak isu mencuat soalnya.