AYOJAKARTA.COM -- Apel Perubahan Partai Nasdem sempat diyakini sebagian kalangan sebagai momentum mengumumkan nama cawapres Anies Baswedan.
Namun hingga sepekan berjalan, bakal nama calon wakil presiden untuk mendampingi Anies Baswedan masih menjadi teka-teki politik.
Terkait dengan adanya anggapan tersebut, Sudirman Said yang merupakan Juru Bicara Anies Baswedan memberi tanggapan.
Baca Juga: Muncul Sosok yang Siap Talangi Biaya Al Zaytun Usai Rekening Panji Gumilang Diblokir, Siapa?
Menurut Sudirman, acara yang diselenggarakan Partai Nasdem pekan lalu bukanlah momentum mengumumkan nama cawapres.
Penyelenggaraan acara apel siaga perubahan tersebut, tidak lain sebagai suatu bentuk konsolidasi persiapan menjelang pelaksanaan Pemilu.
Terkait dengan waktu pengumuman nama cawapres pendamping, Sudirman meyakini akan dilakukan Anies usai menjalankan prosesi ibadah haji.
Namun demikian, Sudirman menambahkan tidak ada batasan waktu yang mengharuskan bagi Anies untuk segera memberi jawaban.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu akan Sukses Dilihat dari Apa yang Paling Sering Kamu Lakukan
“Nama cawapres sudah satu, yang belum final itu waktu pengumumannya, karena tidak sedikit pertimbangan” jelas Sudirman Said.
Lebih lanjut Sudirman menjelaskan bahwa langkah-langkah komunikasi politik akan terus diupayakan oleh Anies agar tidak mendatangkan persoalan.
Kehadiran Anies Baswedan sebagai calon presiden pembawa Perubahan, tentu saja membutuhkan figur yang sejalan dengan pemikiran.
Terkait dengan karakteristik figur yang dinilai sejalan dan mampu mengimbangi, Jubir Anies Baswedan kembali memberi penjelasan.
Baca Juga: Bagaimana Bentuk Inner Beauty? Ternyata akan Pancarkan Pesona Ini Jika Kamu Memilikinya
Untuk bisa mendampingi Anies dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang, ada lima kriteria yang perlu dijadikan aspek pertimbangan.
Selain Kemampuan mendongkrak elektabilitas, mampu menjaga keseimbangan koalisi, dan support dalam menjalankan pemerintahan, ada dua kriteria lainnya.
“Punya semangat dan misi perubahan yang sama, yang kelima adalah memiliki chemistry untuk menjadi Dwi-Tunggal,” imbuh Sudirman.
Sejalan dengan proses pemenuhan kelima kriteria tersebut, Anies juga menambahkan kriteria lain yang disebut dengan Kriteria 0.
Baca Juga: 5 Bentuk Wajah Menentukan Kepribadian Orang, Kamu yang Mana?
“Pak Anies mengatakan ada kriteria nomo 0, yaitu keberanian, karena akan dihadapkan dengan lingkungan politik yang tidak bersahabat,” imbuh Sudirman.
Sudirman menjelaskan, tingginya semangat kontestasi, adanya kemungkinan kendala netralitas, merupakan modal dasar untuk menghadapi setiap resiko.
Mencuatnya anggapan bahwa seluruh kriteria figur yang dimaksud mengacu pada sosok Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, Sudirman memberi tanggapan.
Menurut Sudirman, siapapun nantinya kandidat calon pendamping tidak lain merupakan hasil keputusan Anies selaku capres.
Baca Juga: Kamu Orang yang Tulus dan Rendah Hati, 5 Ciri Ini Membuktikannya
“Kami bersyukur mengikat kesepakatan dalam satu dokumen yang ditandatangani seluruh Ketua Umum partai,” jelas Sudirman.
Sehingga siapapun calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang terpilih, merupakan hasil pilihan Anies selaku Calon Presiden.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Minggu, 23 Juli 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***

Share this article
Apel Perubahan Partai Nasdem sempat diyakini sebagian kalangan sebagai momentum mengumumkan nama cawapres Anies Baswedan.