AYOJAKARTA.COM--Seorang wanita yang semula dinyatakan hilang ternyata ditemukan terjatuh di lift Bandara Udara Kualanamu, Sumatera Utara.
Wanita tersebut bernama Asiah Shinta Dewi Hasibuan yang ditemukan telah tewas pada Kamis (27/4/2023) di kolong lift.
Kemudian viral video detik-detik ketika korban berada di dalam lift dan terjatuh karena pintu lift terbuka tidak di tempat seharusnya dan terdapat celah yang cukup lebar di lantai sehingga ada lubang cukup besar yang membuat korban terjatuh.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (4/5/2023), pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengamati rekaman CCTV Bandara Udara Kualanamu dan menemukan kejanggalan.
Baca Juga: Viral Perempuan Jatuh dari Lift di Bandara Kualanamu, Hotman Paris Buka Suara, Siap Jumpa Pers Besok
Menurut Abimanyu, fungsi dasar elevator atau lift adalah untuk mengantarkan seseorang dari satu lain ke lantai lain dengan mudah dan aman.
Selanjutnya lift didesain untuk sangat mudah digunakan oleh siapa saja karena pintu akan membuka dan menutup dengan sendirinya.
Seseorang yang menggunakan lift hanya perlu memencet tombol di dalam lift agar lift bergerak menuju lantai tujuan.
Maka ketika seseorang berada di dalam lift dan ia merasa panik itu berarti ada sesuatu yang janggal terjadi. Misalnya ada getaran tidak wajar, ada bau, suara aneh, tombol atau pintu macet.
Abimanyu menjelaskan bahwa ada 3 kejanggalan yang ia temukan dari pengamatannya mengenai rekaman CCTV korban lift Bandara Udara Kualanamu, yaitu :
1. Gerak-gerik korban panik
Korban terlihat panik sebelum keluar dari lift dan mengalami kecelakaan, hal ini tertangkap dalam pengamatan Abimanyu melalui gerak-gerik korban.
“Sampai terjadi kendala itu apa? Ada kekhawatiran, adanya macet, adanya getaran, adanya bau, suara yang aneh-aneh, membuat orang yang di dalam lift akan panik. Nah kepanikan ini jelas kelihatan dari video tersebut dari gerakannya itu gerakan bukan dipercepat,” kata Abimanyu.
2. Hasil rekaman CCTV yang sempit
Kejanggalan yang kedua adalah rekaman CCTV tidak mengcover seluruh area lift, Abimanyu menduga ini merupakan hasil zoom video sehingga yang terlihat hanya sebagian saja.
Baca Juga: Detik-detik Rekaman CCTV Wanita yang Terjatuh dari Lift Bandara Kualanamu hingga Meninggal Dunia
Padahal mestinya CCTV di dalam lift harusnya bisa mencakup semua sudut untuk keamanan. Karena dengan terekamnya seluruh sudut lift maka akan dapat merekam apabila ada tindak kriminal, pelecehan atau hal buruk lainnya yang terjadi.
“Kenapa sebuah CCTV untuk lift itu gambarnya bergerak hanya sepotong kecil. Nggak mungkin karena CCTV itu bukan yang model menyorot tetapi yang model dome. Jadi tertempel di atas, bulat, sehingga tercover seluruh area,” ujar Abimanyu.
3. Hasil rekaman CCTV diduga tidak lengkap
Menurut pengamatan dari Abimanyu hasil rekaman yang beredar di publik tidaklah mulus melainkan terputus-putus seperti ada bagian yang dipotong-potong.
“Gambarnya, rekamannya terputus-putus ya gerakannya apa semuanya terputus-putus,” kata Abimanyu.
Baca Juga: Viral Aksi Penipuan di Jalan Mengaku Sebagai Anggota SAMSAT, Sampai Ingin Bawa Motor Pengendara
Sebagai Pakar Telematika, Abimanyu menyimpulkan bahwa rekaman CCTV yang beredar bukan merupakan rekaman yang asli melainkan yang sudah diedit.
“Jelas, bukan mungkin, ini sudah jelas di edit saya berani ngomong ini kan di media nasional ya. Karena tidak mungkin suatu CCTV rekamannya seperti ini kemudian bertimpa dan goyang-goyang begitu,” ungkap Abimanyu.***

Share this article
Sebagai Pakar Telematika, Abimanyu menyimpulkan bahwa rekaman CCTV yang beredar bukan merupakan rekaman yang asli melainkan sudah diedit