AYOJAKARTA.COM - Berita duka kembali datang dari dunia kesehatan, sosok Mawartih Susanty yang merupakan seorang dokter spesialis paru ditemukan meninggal tak wajar di Nabire, Papua.
Mawartih Susanty dinyatakan meninggal dunia di rumah dinas RSUD Nabire, Papua pada Senin, 13 Maret 2023 lalu.
Dikatakan tidak wajar atas meninggalnya dokter Mawartih tersebut dikarenakan jenazah ditemukan dalam kondisi luka lebam.
Adapun jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka dan disemayamkan di Jl Manuruki II, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
Menyadur dari kanal YouTube Metro TV pada Selasa (14/3/2023), melalui keterangan Ibu dari Mawartih sendiri ditemukan adanya luka memar pada tubuh sang anak.
"Kiri-kanan memar, leher kayak seperti cekikan atau dijerat," ungkap ibunda Mawartih, Martawara.
Atas kejanggalan tersebut pihak keluarga berharap agar pihak polisi dapat menuntaskan kasus tersebut.
"Kita harapkan supaya di usut tuntas karena kita butuh keadilan, sudah jelas itu nampak meninggalnya tidak wajar," Martawara.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah bertemu pihak keluarga dokter Mawartih untuk menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam.
Menteri Budi Gunadi berjanji akan mengusut tuntas kematian dokter Mawartih yang merupakan satu-satunya spesialis paru-paru di Nabire, Papua.
"Ini memberikan inspirasi bagi kita bahwa dokter mawar memberikan contoh bagaimana dia berdedikasi untuk melayani kesehatan masyarakat, tapi perlu ditingkatkan keamanannya," kata Budi.
"Jadi selesai dari sini, saya akan bertemu juga dengan Pak Kapolri dengan Pak Panglima bagaimana layanan kesehatan masyarakat itu tetap harus kita jalankan dengan adil dan merata dan harus disertai dengan jaminan keamanan yang baik bagi tenaga-tenaga kesehatan termasuk dokter-dokternya," ucapnya.
Selain itu, Budi Gunadi juga akan menemui pihak Panglima TNI dan Kapolri untuk membahas terkait keselamatan Tenaga Kesehatan (Nakses) yang bertugas di Papua.***

Share this article
Dikatakan tidak wajar atas meninggalnya dokter Mawartih tersebut dikarenakan jenazah ditemukan dalam kondisi luka lebam.