AYOJAKARTA.COM – Pengamat Intelijen Soleman B Ponto menyebut adanya bahaya yang mengintai Richard Eliezer jika kembali berkarir di kepolisian.
Dirinya menyinggung adanya potensi pihak-pihak yang tak puas terhadap vonis hakim atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Pihak yang ia maksud adalah kalangan keluarga atau rekan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang bisa saja tidak puas dengan vonis terhadap Eliezer.
Soleman menilai bahwa kasus ini seharusnya bisa menjadi teguran agar Eliezer tidak kembali berdinas di Polri.
“Kalau saya melihat ini teguran Tuhan buat Eliezer. Itu (kepolisian) sudah bukan tempat untuk dia lagi,” ujarnya.
Selain rekan dan kolega Ferdy Sambo yang harus tetap diwaspadai, namun juga rekan Yosua perlu menjadi pertimbangan Eliezer untuk kembali mengabdi sebagai polisi.
Seperti yang diketahui, kolega dan kubu Yosua di polri tak sedikit, mengingat adik dan teman-teman Yosua banyak yang berkarir di kepolisian.
Soleman berujar bahwa fakta ini seharusnya menjadi alarm bagi Eliezer untuk mempertimbangkan kelanjutan karirnya.
“Ingat, adiknya Yosua masih ada. Teman-temannya Yosua juga masih ada. Siapa yang bisa jamin di antara mereka tidak ada yang sakit hati?,” ucap Soleman.
Soleman juga berpendapat bahwa bahaya mengintai Eliezer jika kembali berkarir di polisi usai bebas nanti.
“Bisa-bisa dikerjai dia (Eliezer) nanti. Itu kan bahaya juga buat dia,” imbuhnya.
Sementara itu, sejumlah pihak menilai Eliezer masih berpeluang untuk kembali mengabdi di kepolisian.
“Kalau menurut saya, ya sangat besar sekali peluangnya bisa kembali,” ujar Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Purnawirawan Aryanto Sutadi.
Dirinya menilai Perpol pasal 7 Tahun 2022 dapat menjadi acuan untuk kemungkinan besar Eliezer bisa kembali menjadi anggota Polri.
Namun, keputusan agar Eliezer bisa diterima kembali menjadi anggota Polri masih harus menunggu sidang kode etik kedepannya.***

Share this article
Pengamat Intelijen Soleman B Ponto menyebut adanya bahaya yang mengintai Richard Eliezer jika kembali berkarir di kepolisian.