Albert Aries Tampik Diksi Ketenangan yang Diucapkan Kubu Ferdy Sambo agar Tak Kena Pasal Pembunuhan Berencana

Albert Aries memberikan penjelasan terkait kecukupan bukti yang dapat menggolongkan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J ini merupakan sebuah perencanaan.
Albert Aries memberikan penjelasan terkait kecukupan bukti yang dapat menggolongkan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J ini merupakan sebuah perencanaan.

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan berencana terhadap brigadir J telah sampai pada babak-babak akhir.

Namun hingga saat ini terdakwa utama yaitu Ferdy Sambo tidak mengakui bahwa pembunuhan yang dilakukan dengan ke empat terdakwa lainnya merupakan sebuah perencanaan.

Banyak ahli di bidang terkait yang sudah memprediksikan bahwa nantinya Ferdy Sambo akan dikenakan pasal pembunuhan berencana.

Baca Juga: Terpopuler! Albert Aries Ternyata Hadir Cuma-cuma di Persidangan, Ini Deretan Sikap Santunnya yang Tuai Pujian

Salah satu ahli yang memberikan pendapatnya terkait kasus ini adalah seorang Pakar Psikologi yang juga sempat menjadi saksi ahli untuk Bharada E alias Richard Eliezer yaitu Albert Aries.

Albert Aries memberikan penjelasan terkait kecukupan bukti yang dapat menggolongkan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J ini merupakan sebuah perencanaan.

"Pasal 184 KUHAP itu limitatif alat buktinya, hanya ada saksi surat, ahli petunjuk dan terdakwa," ucap Albert Aries, dikutip dari tayangan Kontroversi pada Selasa, 10 Januari 2023.

Lebih lanjut Albert mengatakan bahwa alat bukti yang berubah-ubah menjadikan materi tersebut sulit untuk dipercaya.

Baca Juga: Berdebat dengan Lembut, Albert Aries Tuai Banyak Pujian Netizen: Adem Banget…

"Segala sesuatu yang mudah berubah ubah itu sulit dipercaya sebagai alat bukti jadi kalau memang utuh nanti kita persilahkan hakim untuk menilai dan mengujinya untuk mendapatkan kebenaran materi itu pertama," jelas Albert Aries.

Kemudian Albert Aries juga memberikan penjelasan tentang konteks ketenangan dalam perencanaan pembunuhan.

"Yang kedua mengenai perencanaan, jadi kalau perencanaan itu konteksnya adalah bukan soal tenang untuk membunuh atau tidak, dalam bahasa psikologi itu bukan soal calmness tapi memang keadaan jiwa," ucap Albert Aries.

Ia juga menambahkan terkait ketenangan yang sedang dialami oleh para pelaku pembunuhan berencana ini disebabkan karena sedang memikirkan dan mempertimbangkan ulang rencana pembunuhannya.

Baca Juga: Beda Pandangan, Begini Debat Albert Aries dengan Seniornya Untuk Bela Bharada E, Warganet: Sangat Santun

"Pelaku pembunuhan berencana ini memang dia bisa mengerti arti dan makna dari akibat yang direncanakan sambil dia bisa memikirkan dan mempertimbangkan ulang rencananya untuk melakukan pembunuhan," jelas Albert Aries.

Di akhir penjelasannya Albert Aries memberikan contoh beberapa cara seseorang melakukan pembunuhan dan digolongkan kepada pembunuhan berencana.

"Pada umumnya orang yang melakukan pembunuhan dengan racun, dengan menggunakan bom atau menyuruh atau menggerakkan orang lain, pada umumnya ya nggak selalu pasti kita lihat case by case pada umumnya itu adalah pembunuhan berencana," jelas Albert Aries.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pakar psikologi
# Albert Aries
# Brigadir J
# pembunuhan berencana

News Update

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.