AYOJAKARTA.COM - Surat somasi Es Teh Indonesia kepada pelanggannya yang diduga bermasalah beberapa waktu lalu direvisi oleh seorang proofreader.
Proofreader bernama Fia Masitha, melalui akun Twitter-nya membuat resivi atas surat somasi milik Es Teh Indonesia.
Dia menilai, surat somasi Es Teh Indonesia memiliki banyak kekeliruan dalam segi penulisan.
Baca Juga: Istri Kelima Soekarno Keceplosan Soal Rencana Saat Peristiwa G30S PKI : Bapak Juga Ada Disini
Berawal dari penulisan alamat, Fia Masitha mengatakan Es Teh Indonesia tidak menggunakan kalimat yang benar dalam suratnya itu.
Dari penulisan "Jalan. Achmad Adnawijaya" kemudian direvisi olehnya menjadi "Jalan Achmad Adnawijaya".
"Tidak usah pakai titik," tulis Fia melalui akun Twitter @alifiaMD belum lama ini.
"Biasanya, aku akan pasang tarif untuk proofread bahasa Indonesia kayak gini. Tapi khusus untuk @esteh_indonesia, aku gratisin," ujarnya.
Beralih ke judul surat, Fia Masitha menilai surat yang dibuat Es Teh Indonesia tidak seperti surat somasi, melainkan surat pernyataan keberatan.
Lanjut ke bawah, Fia Masitha mengomentari penulisan alamat penerima surat somasi tersebut, di mana tidak ada keterangan lengkap mengenai alamat yang dituju melainkan hanya "Di tempat".
Baca Juga: Cara Agar WhatsApp Terlihat Offline, Mudah Banget Tanpa Ketahuan Online di WA
Berlanjut ke paragraf pertama, surat somasi Es Teh Indonesia menulis kata "Kami" di pertengahan kalimat dengan huruf awal kapital.
"Kami (tidak kapital, Kamu bukan Tuhan)," ujar Fia Masitha mengomentari.
Terdapat banyak 'revisian' dari surat somasi Es Teh Indonesia yang dikomentari proofreader ini.
Baca Juga: Ayah Taqy Malik Dituding Lakukan Seks Menyimpang, Wanita Ini Alami Cedera
Di akhir, surat itu juga dinilai menuliskan nama perusahaan yang salah.
"Penulisan PT yang benar adalah tidak dengan titik," kata Fia Masitha.***

Share this article
Surat somasi Es Teh Indonesia kepada pelanggannya yang diduga bermasalah beberapa waktu lalu direvisi oleh seorang proofreader.