AYOJAKARTA.COM - Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 5 September 2022, Lukas Enembe akan menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK.
Dari informasi yang didapat, Lukas Enembe belum menjalani pemeriksaan KPK dengan alasan sakit, dan saat ini Gubernur Papua tersebut masih berada di rumahnya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro Tv News pada Rabu (21/9/2022) ratusan massa simpatisme mendatangi kediaman Lukas Enembe di Koya Tengah.
Baca Juga: Profil dan Harta Kekayaan Gubernur Papua Lukas Enembe Tersangka Korupsi
Namun, penetapan tersangka terhadap Lukas Enembe ini rupanya ditentang oleh masyarakat Papua.
Sebab mereka menganggap belum adanya bukti lain atas tuduhan yang ditujukan pada Gubernur mereka.
Tak ayal, kabar bahwa massa simpatisan mendatangi kediaman Lukas Enembe ini menjadi sorotan.
Baca Juga: Gubernur Papua Ditetapkan Sebagi Tersangka, Inilah 'Variasi' Kejahatan Lukas Enembe
"Maling yang dilindungi," tulis akun Bagas Chanel dalam kolom komentar video tersebut.
Berdasarkan informasi, saat ini belum ada anggota keamanan baik dari kepolisian atau TNI yang berada di lokasi.
Bahkan menurut penutusan Tinus selaku Reporter Metro Tv yang berada di lokasi, hanya Kapoldanya saja yang diizinkan untuk memasuki kediaman Lukas Enembe, dan pengawalnya tidak diizinkan masuk.
Baca Juga: Gubernur Papua Ditetapkan Sebagai Tersangka, Inilah Variasi Kejahatan Lukas Enembe
Untuk alasannya sendiri belum ada informasi lebih lanjut.
Sementara itu, alasan dari rastusan massa yang masih membela gubernurnya tersebut, lantara mereka tidak terima kalau tokoh mereka diduga melakukan kasus korupsi.
Mereka menganggap bahwa buktinya belum cukup kuat, karena baru hanya ada satu bukti yakni bukti transfer.
Baca Juga: Lakukan Judi di Dua Negara Ini, Gubernur Papua Lukas Enembe Capai Penggelapan Sebesar Rp560 Miliar
Sedangkan oknum yang dianggap menjadi orang yang mengirim uanh tersebut belum mengakui adanya penggelapan uang tersebut.
Masyarakat juga tidak terima, karena Gubernur mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi belum ada pemeriksaan.***

Share this article
Menilai belum ada bukti kuat, ratusan massa simpatisme datangi rumah Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah.