AYOJAKARTA.COM - Kasus j*d* online yang melibatkan figur publik kembali menjadi sorotan.
Kali ini Denny Cagur, seorang anggota DPR RI dan artis papan atas, diduga mempromosikan situs game daring melalui video yang tersebar luas di media sosial.
Polisi kini menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap video promosi tersebut untuk menentukan apakah Denny melanggar aturan terkait promosi j*d* online.
Baca Juga: Samsung Galaxy S23 Ultra vs Pixel 9 Pro XL, Mana yang Lebih Worth It? Yuk Bedah Spek Jeroannya
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Denny terdengar mengajak para penggemar untuk bergabung dengan situs bernama Agen 138.
Dalam narasinya, Denny menyebutkan bahwa situs tersebut merupakan platform game daring "terakreditasi dan berlisensi resmi" dengan layanan yang diklaim memuaskan.
Tak hanya itu, ia juga menyebutkan berbagai hadiah menarik seperti iPhone 11 dan jam tangan G-Shock yang bisa dimenangkan pemain, serta adanya program giveaway melalui akun YouTube Agen 138.
Kasus ini mengingatkan publik pada peristiwa yang baru saja terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, di mana Gunawan Sadbor, seorang konten kreator dengan ratusan ribu pengikut, telah diamankan pihak kepolisian atas dugaan serupa.
Gunawan, yang dikenal melalui aksi joget dalam video viral "Beras Abis Live Solusinya," ditangkap bersama beberapa anggota timnya pada 31 Oktober lalu dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Menurut pihak Kepolisian Sukabumi, penangkapan Gunawan dilakukan setelah video promosi situs j*d* online yang ia buat menjadi viral.
Dalam video tersebut, Gunawan disebut-sebut mempromosikan situs serupa dengan Denny Cagur, mengajak para pengikutnya untuk bergabung dan mendapatkan keuntungan melalui platform j*d* online.
Kasus ini pun memicu reaksi publik yang mempertanyakan keadilan penegakan hukum bagi figur publik yang terlibat promosi j*d* daring.
Saat ini, masyarakat mempertanyakan mengapa Denny dan beberapa artis lainnya yang diduga mempromosikan situs j*d* online masih belum tersentuh hukum, sementara kreator konten seperti Gunawan Sadbor langsung ditahan dan diperiksa intensif.
Hal ini memunculkan anggapan bahwa ada standar ganda dalam penanganan hukum bagi publik figur dan konten kreator.
Polisi menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut sebelum memanggil Denny Cagur.
Namun, desakan dari masyarakat semakin kuat, menuntut agar penegakan hukum tidak pandang bulu terhadap figur publik yang turut serta dalam mempromosikan situs-situs j*d* online.
Praktik promosi j*d* online memang marak dilakukan melalui media sosial, dengan berbagai dalih seperti “game online berlisensi” atau “platform permainan resmi.”
Para pelaku biasanya menyelipkan informasi terkait hadiah dan promosi menarik untuk menarik minat pengikut mereka.
Namun, kegiatan ini tidak terlepas dari risiko hukum karena pemerintah Indonesia tegas melarang semua bentuk perj*d*an, termasuk dalam ranah daring.
Jika Denny terbukti bersalah, kasus ini bisa menjadi contoh bagi figur publik lainnya untuk lebih berhati-hati dalam mempromosikan platform yang berpotensi melanggar hukum.
Sementara itu, pihak kepolisian menekankan bahwa mereka akan mengambil tindakan yang sesuai dengan hukum terhadap siapapun yang terlibat dalam promosi perj*d*an online, tanpa pandang bulu.
Pemeriksaan ini diharapkan menjadi langkah tegas untuk menertibkan promosi konten perj*d*an online yang semakin meresahkan.
Keberadaan sosok publik yang terlibat dalam kegiatan semacam ini dinilai memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat, terutama kaum muda yang rentan terpengaruh oleh konten promosi tersebut.
Ingat bermain atau mempromosikan j*d* online dapat berisiko merugikan finansial dan berhadapan dengan sanksi hukum yang serius.***

Share this article
Kali ini Denny Cagur, seorang anggota DPR RI dan artis papan atas, diduga mempromosikan situs game daring melalui video yang tersebar luas