AYOJAKARTA.COM - Ekonom Senior INDEF, Aviliani menyampaikan perbedaan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa.
Seperti diketahui, nama Purbaya Yudhi Sadewa belakangan ini menjadi sorotan publik setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menkeu pada Senin (8/9/2025).
Satu minggu menjabat sebagai Menkeu, ucapan kontroversi dan kinerja Purbaya menjadi sorotan.
Termasuk dari Aviliani yang juga teman dari Purbaya.
Dikutip dari kanal YouTube Nusantara TV, Avi menyampaikan perbedaan cara pandang Sri Mulyani dengan Purbaya saat menjadi Menkeu.
Menurutnya, Sri Mulyani lebih cenderung hati-hati dalam bekerja.
"Jadi apa-apa tuh kalau bisa jangan sampai misalnya ngeluarin obligasi jangan sampai nggak laku, mungkin jadi bunganya tinggi," ujar Avi.
Sedangkan, untuk Purbaya ia memang belum tahu apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan.
Tapi menurut Avi, Purbaya berusaha dengan data-data yang ada akan membuat satu keputusan yang lebih berani.
"Kalau dilihat dari statemennya, dia nggak Asing (investor) apa nggak bodo amat, yang penting dia sudah ada data," cetusnya.
Avi pun memberi saran untuk Purbaya bahwa ke depan, perlu membangun komunikasi dengan investor Asing untuk memberikan kepercayaan.
"Karena kalu hanya dengan media sosial atau statement orang tuh bahaya, kadang-kadang persepsi itu muncul bukan karena Menteri Keuangan yang ngomong, tapi persepsi publik," paparnya.
Menurut Avi, Purbaya sekarang harus mulai membangun komunikasi dengan baik.
Terutama karena investor ini melihatnya berdasarkan persepsi dan bukan hanya dari data.
"Saya rasa perlu diperbaiki, karena takutnya dia (Purbaya) naik turun, sekarang udah bagus nih nanti tiba-tiba jangan sampai turun lagi dengan statement yang lain," tungkas Avi.
Sehingga hal ini harus berkesinambungan supaya menjaga kepercayaan investor luar dan masyarakat Indonesia.***
Share this article
Ekonom Senior INDEF, Aviliani bandingkan kinerja Menteri Keuangan dulu yakni Sri Mulyani dengan Menkeu sekarang Purbaya Yudhi Sadewa, begini katanya.