AYOJAKARTA.COM - Kabar duka, hasil tes DNA dari 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat dipastikan Reno Syahputra Dewo (24) dan Muhammad Farhan (23).
Reno dan Farhan sendiri diketahui sudah 70 hari lamanya hilang setelah ikut dalam aksi unjuk rasa 29 Agustus 2025 lalu di DKI Jakarta.
Muhammad Farhan dilaporkan hilang sejak 31 Agustus 2025 sedangkan Reno sejak 30 Agustus 2025.
Baik Farhan maupun Reno disebut terakhir terlihat di sekitar Brimob Kwitang (Markas Komando Brimob) di Jakarta Pusat.
Sebagai informasi, penemuan 2 kerangka manusia hangus di lantai 2 gedung tua (eks Gedung ACC Kwitang) itu ketika
tim teknis gedung melakukan pengecekan konstruksi untuk renovasi.
Posisi kerangka ditemukan tertimbun plafon terbakar pada 30 Oktober 2025 lalu.
Hasil Tes DNA
Kepala Biro Laboratorium dan Dokumen Kesehatan (Karo Labdokkes) Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti dalam jumpa pers mengatakan, hasil pemeriksaan gigi dan sampel DNA terhadap dua kerangka tersebut identik dengan sampel keluarga Farhan dan Reno.
“Nomor posmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputeradewo anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin,” ujar Sumy dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 November 2025 dikutip ayojakarta.com.
“Nomor posmortem 0081 cocok dengan antemortem 001 sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid anak biologis dari Bapak Hamidi,” sambungnya.
Untuk jenazah Farhan tim forensik juga melakukan identifikasi menggunakan data sekunder berupa perhiasan dan kepala ikat pinggang.
Tim juga mengambil sampe DNA tulang dan membandingkan dengan data DNA keluarga Farhan dan hasilnya cocok.
“Dari pemeriksaan, kantong jenazah berisi plastik rangka manusia yang sudah tidak lengkap keadaannya akibat kebakaran. Waktu kematian dari saat pemeriksaan sudah lebih dari 1 bulan,” tambah Hastry.***

Share this article
Kabar duka, hasil tes DNA dari 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat dipastikan Reno Syahputra Dewo (24) dan Muhammad Farhan (23).