AYOJAKARTA.COM - Jumlah korban jiwa atau meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat semakin bertambah.
Dari data terbaru BNBP, disebutkan bahwa ada 303 orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
303 orang meninggal dunia dengan rincian 47 orang di Aceh, 90 di Sumbar, dan 166 di Sumut.
"Pada hari ketiga setelah penetapan status tanggap darurat bencana, total ada 303 jiwa di Aceh, Sumbar, dan Sumut," tutur Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.
Baca Juga: BNI Perkuat Kiprah ESG, Raih Penghargaan dari B-Universe Tahun 2025
Selain itu, BNPB juga mendata orang yang masih hilang serta luka-luka yakni:
1. Aceh
51 orang hilang, 8 luka-luka.
Hingga kini jumlah pengungsi mencapai 48.887 kepala keluarga yang tersebar di berbagai wilayah.
Mulai dari Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil.
2. Sumatera Barat
85 orang hilang, 10 mengalami luka-luka.
Ada 11.820 kepala keluarga yang mengungsi terutama di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Baca Juga: Sambut Hari Disabilitas Internasional, Pemprov DKI Jakarta Bagikan KLG Transum kepada Difabel
3. Sumatera Utara
143 masih dinyatakan hilang.
Dampak terbesar akibat bencana di Sumut ini adalah di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.
Hingga kini, BNPB masih terus mencari korban yang hilang bekerja sama dengan seluruh unsur pemerintah daerah.
Mulai dari TNI, Polri, dan para relawan terus melakukan penanganan darurat bencana.***

Share this article
Korban bencana meninggal dunia di Aceh, Sumur, dan Sumbar mencapai 303 orang, berikut rinciannya.