AYOJAKARTA.COM - Ramai jadi sorotan, Indonesia menjadi bagian dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza dengan harus memberikan iuran.
Sebagai informasi pada Rabu, 28 Januari 2026 Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menetapkan anggota pendiri inisatif Dewan Perdamaian untuk Jalur Gaza.
Dewan Perdamaian ini dibentuk sejak 15 Januari 2026 untuk mempersoalkan rencana besar terkait Jalur Gaza untuk mengawasi gencatan senjata.
Berikut daftar negara yang tergabung menjadi anggota termasuk Indonesia:
1. Argentina
2. Armenia
3. Azerbaijian
4. Albania
5. Bahrain
6. Belarus
7. Bulgaria
8. Kamboja
9. El Savador
10. Mesir
11. hungaria
12. Indonesia
13. Yordania
14. Kazakhstan
15. Kosovo
16. Kuwait
17. Mongolia
18. Maroko
19. Pakistan
20. Paraguay
21. Qatar
22. Arab Saudi
23. Türkiye
24. Uni Emirat Arab
25. Uzbekistan
26. Vietnam
Baca Juga: Catat Ya! Nomor Aduan Laporan Jalan Rusak di DKI Jakarta dari Dinas Bina Marga
Berbeda dengan Indonesia, negara yang jauh lebih besar seperti Prancis, Jerman, dan Inggris memilih untuk tidak ikut dalam keanggotaan.
Karena berbeda pandangan dengan Trump terlebih usai isu Greendalnd dan kebijakan tarif.
Untuk bisa menjadi anggota, Indonesia diketahui harus membayar USD 1 miliar atau sekitar Rp16,82 triliun dan diduga kuat akan menggunakan APBN.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebutkan bahwa iuran keanggotaan tersebut berpotensi mengambil sebagian SPBN.
"Saya pikir, sebagian besar akan dari anggaran juga kan, dari APBN Juga," ujar Purbaya dalam keterangan resmi yang dikutip dari berbagai sumber pada Jumat, 30 Januari 2026.
Gabungnya Indonesia menjadi bagian Dewan Perdamaian Jalur Gaza bentukan Trump ini karena dianggap dapat menggu fleksibilitas kebijakan luar negeri RI.
Selain itu Dewan ini beresiko tidak sesuai dengan tujuannya hanya untuk kepentingan AS dan bukan memerdekan penuh bagi Palestina.
Tentu hal ini berbeda dengan Indonesia sebagai negara yang konsisten membela kemerdekaan rakyat Palestina.***

Share this article
Ramai jadi sorotan, Indonesia menjadi bagian dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza dengan harus memberikan iuran.