AYOJAKARTA.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan signifikan terkait program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional di Gedung DPR RI, Senaya, Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam pidato tersebut, Prabowo mengungkapkan 62,4 juta orang telah menikmati program MBG dari berbagai lapisan masyarakat.
"Angka ini termasuk 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868.000 ibu hamil yang menerima MBG setiap hari," ujarnya.

Selain itu, program MBG juga telah menyasar 500.000 ibu lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara agar mendapatkan asupan gizi yang layak.
Prabowo pun menegaskan program MBG bukan sekadar kebijakan populis, melainkan amanat konstitusi sesuai Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945, yakni negara memiliki tanggung jawab penuh untuk mengurus kaum miskin dan memajukan kesejahteraan umum.
Prabowo pun mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan MBG di lapangan.
Sebagai bentuk ketegasan, pemerintah telah menutup sementara lebih dari 3.000 dapur yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

"Silakan periksa semua dapur, kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera, akan segera kita tindak," jelasnya.
Selain itu, Prabowo memuji program MBG yang telah berhasil menciptakan 1,2 juta lapangan kerja baru yang tersebar di dapur-dapur seluruh Indonesia.
Pemerintah menargetkan melalui kebijakan fiskal tahun 2027, program-program prioritas seperti MBG akan terus diperkuat guna menurunkan angka kemiskinan ke rentang 6,0 hingga 6,5 persen.***
Share this article
Dalam pidato tersebut, Prabowo mengungkapkan 62,4 juta orang telah menikmati program MBG dari berbagai lapisan masyarakat.