Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Pertalite di SPBU Pondok Ungu Bekasi Bersih dan Bebas dari Kontaminasi Air

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Pertalite di SPBU Pondok Ungu Bekasi Bersih dan Bebas dari Kontaminasi Air
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Pertalite di SPBU Pondok Ungu Bekasi Bersih dan Bebas dari Kontaminasi Air

AYOJAKARTA.COM -- Dunia maya baru-baru ini geger oleh unggahan video seorang pengendara sepeda motor yang mengeluhkan kondisi kendaraannya. Pengendara tersebut mengeklaim bahwa mesin motornya mendadak mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.

Ia menduga kuat bahwa bahan bakar yang ia beli di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara, telah tercampur atau terkontaminasi oleh air. Unggahan yang beredar luas pada Minggu, 7 Juni 2026, ini pun langsung memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat pengguna kendaraan bermotor.

Menyikapi aduan yang menjadi pusat perhatian publik tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bergerak taktis. Pihak perusahaan langsung menggelar investigasi mendalam serta melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh rantai fasilitas penyimpanan dan sistem penyaluran BBM di SPBU terkait.

Proses pembuktian ilmiah ini berlangsung maraton selama dua hari, tepatnya dari tanggal 8 hingga 9 Juni 2026, guna memastikan keaslian kualitas produk di lapangan.

Langkah awal tim investigasi berfokus pada pengujian laboratorium mini di area tangki pendam SPBU Pondok Ungu. Pertamina menerapkan standar operasional yang ketat untuk mendeteksi kontaminan sekecil apa pun di dalam tangki penyimpanan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan fisik selama dua hari berturut-turut tersebut menunjukkan kondisi yang aman.

Petugas lapangan tidak menemukan setetes pun kandungan air ataupun tanda-tanda pencemaran zat asing pada tangki timbun maupun alat penyalur bensin di SPBU tersebut.

Tim Pertamina menguji kualitas dan kuantitas (QQ) secara berlapis, yang meliputi pengujian density, penggunaan pasta air untuk mendeteksi keberadaan air dalam tangki, serta pengecekan dispenser melalui uji tera nozzle.

Guna menghindari spekulasi liar dan memberikan hasil pemeriksaan yang objektif tanpa rekayasa, Pertamina Patra Niaga berinisiatif menggandeng pihak kepolisian setempat.

Aparat penegak hukum dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Utara ikut turun ke lapangan untuk melakukan olah pengecekan bersama terhadap fasilitas vital SPBU pada Selasa, 9 Juni 2026.

Petugas kepolisian menyaksikan langsung proses pembukaan segel dan pengujian sampel cairan dari tangki pendam BBM.

Hasil akhir dari inspeksi gabungan ini melahirkan kesimpulan yang identik dengan investigasi internal Pertamina, yaitu fasilitas penyimpanan bensin di lokasi tersebut terbukti bersih secara mutlak dari kontaminasi air.

Selain melakukan uji fisik cairan, tim Pertamina Patra Niaga juga membedah riwayat data operasional penjualan harian di SPBU Pondok Ungu Permai.

Berdasarkan catatan sistem komputerisasi SPBU pada Jumat malam, 5 Juni 2026, atau tepat satu hari pasca-waktu pengisian bensin yang dilaporkan oleh pelapor—terdapat perputaran transaksi yang sangat tinggi di lokasi tersebut.

Sistem mencatat ada lebih dari 2.500 unit kendaraan yang mengisi BBM jenis Pertalite pada periode waktu yang berdekatan. Seluruh ribuan kendaraan tersebut mendapatkan suplai bensin dari tangki pendam yang sama dengan yang digunakan oleh pelapor.

Hasil pemantauan tim operasional menunjukkan bahwa tidak ada satu pun pengendara lain yang melayangkan komplain kendaraan mogok atau mengeluhkan penurunan performa mesin.

"Sampai dengan hari ini Selasa, pihak Pertamina belum menerima keluhan sejenis dari para pelanggan lainnya mengenai kendaraan yang mendadak mogok ataupun indikasi tercampur air pasca-pengisian bensin pada rentang waktu yang sama di SPBU tersebut. Berdasarkan data yang kami miliki, hanya ada satu konsumen ini yang mengajukan keberatan dari total sekitar 2.000 pembeli yang melakukan pengisian Pertalite pada hari tersebut," urai Satria.

Meskipun hasil uji laboratorium dan fakta operasional mematahkan tuduhan video viral tersebut, Pertamina memilih untuk tidak bersikap reaktif atau menyudutkan pihak pelapor. Perusahaan tetap mengapresiasi masukan tersebut sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat.

Manajemen tetap memproses aduan pengendara sepeda motor tersebut melalui serangkaian pengujian teknis tingkat lanjut. Pertamina berkomitmen untuk menjembatani miskomunikasi ini dengan cara yang elegan dan persuasif.

"Pihak manajemen SPBU akan menemui dan memberikan pemaparan lebih mendalam kepada pelanggan tersebut dengan merujuk pada dokumen resmi serta hasil serangkaian pengujian yang telah kami laksanakan bersama pihak eksternal," jelas Satria secara terbuka.

Satria mengimbuhkan bahwa PT Pertamina Patra Niaga memegang teguh komitmen untuk memastikan seluruh produk bahan bakar yang mengalir ke kendaraan masyarakat senantiasa memenuhi standar mutu volume dan kualitas tinggi yang telah digariskan pemerintah.

Perusahaan secara periodik mengaudit seluruh fasilitas SPBU di wilayah Regional JBB demi memitigasi potensi kerusakan teknis pada tangki timbun akibat faktor cuaca atau rembesan air tanah.

Pertamina Patra Niaga kini juga telah menginstruksikan seluruh pengelola SPBU di bawah naungannya untuk memperketat penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harian secara disiplin tanpa toleransi.

Langkah pencegahan ini wajib menyertakan penyediaan botol sampel (sampling bottle) di area pengisian sebagai instrumen transparansi mutakhir yang dapat dilihat langsung oleh konsumen saat membeli bahan bakar.

Masyarakat yang memiliki pertanyaan, membutuhkan informasi, atau ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135, email [email protected], akun media sosial @pertamina.135, atau langsung melalui SPBU tempat melakukan pembelian BBM.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Susanto August Satria
# Bekasi
# SPBU Pondok Ungu
# Pertamina Patra Niaga Regional JBB

News Update

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.

Bisnis

Bantu UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Naik Kelas, Pemberdayaan BRI Sukses Perluas Pasar

UMKM oleh-oleh khas Demak sukses perluas pasar dan berhasil naik kelas berkat program pemberdayaan BRI yang berkesinambungan.

Metropolitan

Buntut Viral Cekcok Satpam Bundaran HI vs Arogansi Sopir Alphard: Kini Ditilang Usai Terbukti Terobos Zebra Cross HI hingga Gunakan Pelat Palsu

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberikan tindakan tegas kepada pengemudi mobil Toyota Alphard yang viral karena menerobos lampu merah di zebra cross kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.