AYOJAKARTA.COM – Belum lama ini, Ibu Negara Iriana Jokowi berpamitan dan menyampaikan permohonan maafnya di depan warga.
Hal tersebut ia sampaikan pada saat acara Penyuluhan Anti Narkoba se-Jakarta yang dihadiri 5000 siswa SMP dan SMA, pada Selasa, 24 September 2024 di Velodrom, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Ibu Iriana Jokowi mengatakan ia meminta maaf jika selama 10 tahun menjadi ibu negara ada salah-salah kata.
“Saya minta maaf kalau ada salah-salah kata selama ini. Saya tanggal 20 Oktober sudah purnatugas” ucap Iriana Jokowi.
Apakah permintaan maaf Ibu Iriana Jokowi tersebut ada kaitannya dengan Kasus anaknya yakni Kaesang Pangarep dan skandal akun Fufufafa yang merupakan kasus Gibran Rakabuming Raka?
Menurut Pengamat Politik, Rocky Gerung secara psikologi permintaan maaf Iriana Jokowi tersebut ada lebih ke personal berbeda dengan permintaan maaf yang diucapkan oleh Presiden Jokowi yang sebagai kepala negara.
Baca Juga: Data Bayar SP2D Turun! Cek Status Terkini SIKS-NG PKH dan BPNT September-Oktober
“Permintaan maaf itu kelihatannya atau seharusnya ibu Iriana lebih batinnya itu artinya lebih personal karena sebagai istri dari Pak Jokowi dia mengetahui secara lengkap psikologi dari suaminya sebagai orang yang intens ada di samping Jokowi” ucap Rocky Gerung, dikutip Ayojakarta.com dari youtube Rocky Gerung Official, pada Kamis, 26 September 2024.
“Jadi kalau seorang ibu negara mengucapkan kata maaf itu beda dengan ucapan kepala negara. Kepala negara kata maafnya itu tidak terikat secara personal karena kedudukan dia adalah kedudukan publik, ibu negara tentu ada aspek publiknya tetapi dia tidak memikul tanggung jawab seperti yang dibebankan pada suaminya” lanjutnya.
Selain itu, permintaan maaf yang disampaikan Iriana Jokowi tersebut memperlihatkan sifat keibuan yang mengerti situasi saat ini. Situasi saat ini yang dialami oleh suaminya dan anak-anaknya.
Saat ini, diketahui suaminya dikritik tajam dan Gibran Rakabuming Raka dibully akibat kasus akun Fufufafa serta Kaesang Pangarep juga dibully akibat kasus pesawat pribadi belum lama ini.
Baca Juga: Enggak Ada Jawaban yang Benar atau Salah, Ini Dia Tips Mengerjakan Soal TKP di Tes SKD CPNS!
“Jadi Kita bedakan dulu semacam diskresi di dalam memperlihatkan sifat keibuan yang mengerti bahwa situasi hari ini dia alami dan dia endapkan beliau endapkan sebagai seorang ibu yang melihat bagaimana keluarganya mengalami ketidaktenangan tuh anak-anaknya dibully, Pak Jokowi juga di dibully bahkan atau dikritik dengan cara yang sangat tajam” katanya.
Rocky Gerung juga menyampaikan bahwa yang dilakukan ibu Iriana Jokowi tersebut karena beliau lebih memahami sebagai perempuan dan istri dari Presiden Jokowi bahwa publik terpengaruh terhadap kritik-kritik terhadap suaminya.
“Terhadap ibu Iriana saya memberi penilaian bahwa dia menyerap seluruh keadaan hari-hari ini dan mengucapkan kata maaf itu bahkan di depan lingkungan yang juga adalah ibu-ibu yaitu istri-istri dari pejabat-pejabat kabinet di PAN Pak Jokowi” katanya.
“Jadi sekali lagi demi ketertiban psikologis maka yang diucapkan Ibu Iriana lebih otentik daripada yang diucapkan oleh Bapak Jokowi, kenapa begitu?” sambungnya.
“Karena Ibu Iriana memahami keadaan dari perspektif dia sebagai perempuan istri dari suaminya yang adalah kepala negara yang di dalam aktivitas publiknya itu terpapar atau pasti terkait dengan kritik-kritik publik” tutupnya.

Share this article
Belum lama ini ibu Iriana Jokowi mengatakan ia meminta maaf jika selama 10 tahun menjadi ibu negara ada salah-salah kata.