Muncul Isu Kontestasi Zaken Kabinet di Pemerintahan Prabowo, Parpol Koalisi Bakal Legowo? Politikus Golkar Beberkan Faktanya

Zaken kabinet dapat diartikan kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik.

Zaken kabinet dapat diartikan kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik.

AYOJAKARTA.COM - Adanya kontestasi dalam pembentukan kabinet calon presiden terpilih, Prabowo Subianto ramai diperbincangkan.

Pasalnya adanya isu persaingan nama-nama yang nantinya akan terpilih menjadi menteri di kabinet bentukan calon Presiden Prabowo masih diperdebatkan.

Muncul kabar adanya zaken kabinet Prabowo yang akan mengesampingkan calon menteri dari politikus murni atau kader Partai Politik.

Zaken kabinet sendiri dapat diartikan kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.

Muncul isu kontestasi, siapa menteri yang nantinya akan dipilih oleh presiden Prabowo Subianto, akankah berasal dari ahli, akademisi, bahkan teknokrat, dan mengesampingkan partai politik masih menjadi tanda tanya besar.

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali memberikan pandangannya terkait adanya peluang kontestasi yang akan terjadi saat pembentukan kabinet Prabowo.

Baca Juga: Lelah dengan Pekerjaan? Temukan 3 Perbedaan pada Gambar Anak-Anak Bermain Perang Bantal untuk Menguji Kemampuan Observasi

"Pasti ada kontestasi yang disebutkan, misalnya nama-nama yang diusulkan sesuai dengan visi misi dan apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden Terpilih," ujar Effendi, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan YouTube TVOneNews, pada hari Kamis, 12 September 2024.

Menurutnya, banyak nama-nama yang cukup berbakat di tubuh Partai Gerindra, misalnya Sudaryono, yang sekarang menjabat Wamentan,"

"Tetapi pada komposisi kabinet yang sudah ada juga misalnya Paiman Rahardjo yang sekarang menjabat Wamendes PDTT, atau banyak nama lain," tambahnya.

Effendi juga menyoroti dengan adanya kontestasi maka jajaran kabinet akan semakin banyak karena menurut informasi bahwa nantinya kabinet yang dipimpin Presiden terpilih Prabowo Subianto dirasa akan lebih tebal, mulai dari menteri hingga wakil menteri.

Baca Juga: Bstation Masih Eror dan Gagal Muat Sejak Selasa, Bagaimana Nasib User Premium? Begini Jawaban Pihak Bstation Indonesia

Lalu bagaimana isu kontestasi kabinet bentukan Prabowo akan diisi oleh jabatan yang mayoritas dari kalangan ahli dan akademisi dibandingkan dengan anggota parpol murni?

Politikus senior Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia membeberkan fakta-fakta menarik.

Menurutnya, kontestasi kabinet ini sebaiknya jangan dirusak dengan kesenjangan atau gap yang diciptakan karena muncul persepektif adanya dominasi kalangan ahli dibandingkan parpol murni.

"Jangan dikotomikan antara kalangan akademisi, profesional, teknokrat dengan kalangan partai politik. Bangsa ini membutuhkan kerja sama antara kita semua" ujar Ahmad Doli.

Ahmad Doli mengatakan harus ada sinergi antara kader-kader partai politik dan juga para tenaga-tenaga ahli, teknokrat, dan sebagainya.

"Harus ada sinergi itu yang paling penting untuk dibangun siapa saja , di era mana saja, dalam penyusunan itu, Right Man on the Right Place itu yang paling penting." tambahnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini juga menyoroti pentingnya peran partai politik dalam mendukung kabinet yang nantinya akan dipimpin oleh presiden terpilih.

"Jadi saya kira dari pengalaman ya, presiden terpilih itu selama ini dengan sistem pemilu yang ada belum ada yang lahir atau terpilih hanya didukung oleh satu partai politik,"

"Pasti mereka dimenangkan atau diusung oleh gabungan partai politik. Nah maka dari itu tidak bisa juga menampikkan keberadaan partai politik di dalam penyusunan kabinetnya," ujar Ahmad Doli.

Baca Juga: 7 Jurusan Teknik dengan Prospek Kerja Menjanjikan, dari Urusan Mesin hingga Sipil

Faktanya bahwa terbentuknya koalisi partai politik itu yang mendukung kesuksesan dan kemenangan Presiden terpilih dengan membawa visi misi yang sama dalam membangun Indonesia lima tahun mendatang.

"Saya kira tidak ada rumus misalnya nanti ada iri-irian, nanti ada yang berdarah-darah partai politik."

"Saya kira Pak Prabowo pasti tahu mana yang terbaik, dia tahu siapa orang yang akan ditempatkan untuk dia membantu ke depannya," pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.