AYOJAKARTA.COM – Guna mencegah dampak berkelanjutan banjir rob di kawasan pesisir, Pemprov Jakarta berencana membangun Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa.
Berdiri sepanjang 19 kilometer di kawasan pesisir laut Jakarta, Giant Sea Wall diperkirakan memerlukan anggaran senilai Rp5 triliun per tahun.
Menjadi salah satu proyek strategis, proyek pembangunan Giant Sea Wall akan menjawab persoalan banjir rob di kawasan pesisir Jakarta.
Baca Juga: Wajib Tahu! 6 Tips agar Akun WhatsApp Tidak Disadap, Periksa Tampilan Widget Salah Satunya...
Selain menjadi solusi naiknya permukaan air laut, tanggul raksasa nantinya juga akan terintegrasi dengan sejumlah layanan umum yang berpihak pada kebutuhan warga Jakarta.
Disamping terintegrasi dengan jalan bebas hambatan dan layanan transportasi umum, tanggul juga akan menyediakan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.
Dilakukan secara bertahap, proses pembuatan tanggul raksasa yang merupakan proyek kerjasama dengan Pemerintah Pusat diperkirakan selesai pada tahun 2030 mendatang.
Mengadopsi teknologi mutakhir, tanggul laut raksasa juga akan menjadi monitor bagi warga di sekitar pesisir laut sebelum menghadapi banjir.
Melalui penerapan teknologi yang terintegrasi, warga Jakarta yang menetap di sekitar pesisir laut akan memiliki persiapan lebih dini jika terjadi pasang air.
Baca Juga: Sudah Lolos SPMB Jakarta 2025? Ini Langkah Wajib Lapor Diri yang Harus para CMB Ketahui
Wujud transformasi digital, selain dilakukan Pemprov Jakarta untuk memonitor potensi bencana banjir rob di wilayah pesisir juga dilakukan bagi masyarakat di tengah perkotaan.
Salah satu bentuk penerapan kebutuhan terhadap teknologi digital yang baru-baru ini telah dilakukan adalah dengan mengoperasikan Program Jak Wifi.
Tersebar di ribuan titik di seluruh kawasan Jakarta, layanan akses Wifi gratis diharapkan akan membuka akses bagi peningkatan kualitas warga Jakarta.
Dengan adanya layanan Wifi gratis, pengguna internet dapat mengakses berbagai konten atau situs yang berfokus pada peningkatan pemberdayaan manusia.
Hingga saat ini, Program Jak Wifi yang diprakarsai oleh Pemprov Jakarta sudah terpasang di sebanyak 2.582 titik di area tertentu di Jakarta.
Baca Juga: Bikin Penasaran! Spesifikasi Honor 400 Lite: Desain Unik, Dimensity 7025 Ultra, Harga Rp3 Jutaan?
Guna memenuhi prinsip kesetaraan terhadap akses digital, Pemprov Jakarta menarget ruang terbuka hijau seperti RPTRA, sekolah dan hunian padat sebagai lokasi akses Wifi.
Melalui penyediaan akses internet gratis atau Program Jak Wifi, kontribusi warga Jakarta terhadap peningkatan mutu kerja dan akses pendidikan akan lebih optimal.
Untuk memperoleh layanan akses internet gratis melalui Program Jak Wifi, calon pengguna layanan hanya perlu melakukan registrasi.
Selain dengan melakukan registrasi secara mandiri, layanan terhadap akses internet gratis juga dapat diakses melalui QR Code yang terdapat di masing-masing lokasi. ***

Share this article
Solusi banjir rob Pemprov DKI Jakarta akan bangun Giant Sea Wall dan siap permudah akses informasi dengan JAK Wifi