AYOJAKARTA.COM – Beberapa tokoh penting termasuk presiden terpilih Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029, Prabowo Subianto turut hadir di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79 yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024.
Kehadiran Prabowo Subianto tersebut menarik perhatian banyak orang.
Selain itu juga terdapat beberapa momen menarik seperti sikap hormatnya dan kesederhanaan dari Ketua Umum Gerindra tersebut.
Salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat adalah saat Prabowo tak ingin menginjak atau berjalan di karpet merah saat menghadiri upacara HUT RI ke-79 RI di IKN tersebut.
Dalam postingan video di Instagram @tumgrd, terlihat Prabowo Subianto berjalan di luar karpet merah dan memilih untuk tak menginjak karpet tersebut.
Menurut pengamat politik Rocky Gerung, Prabowo Subianto melakukan hal tersebut karena merupakan prawira yang mempunyai kebiasaan menilai seseorang berdasarkan kedudukannya.
“Kita tergoda untuk menganalisis politik dari perspektif body language, bahasa tubuh itu dan itu yang mungkin menarik para netizen untuk memperhatikan tabiat politik Pak Prabowo atau bahasa tubuh Pak Prabowo atau kultur peradaban politik Pak Prabowo”, ucap Rocky Gerung dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Rocky Gerung Official pada Senin, 19 Agustus 2024.
“Semua orang mungkin merasa bahwa Prabowo mengambil sikap yang betul-betul sebagai keperwiraan karena dia atau beliau itu terlatih di dalam struktur yang hierarkis” sambungnya.
Baca Juga: RAPBN 2025 Dianggap Realistis, Puan Sebut RAPBN Jokowi Bisa Diubah oleh Prabowo
“Jadi dia memang memutuskan bukan sekadar dari dalam dirinya tapi karena habit kebiasaan dari dalam hati. Habbit of the heart untuk menilai seseorang berdasarkan kedudukan formilnya. Karena itu Pak Prabowo tidak menginjak karpet merah yang memang tidak disediakan untuk dia tapi disediakan untuk tamu yang paling agung”, ucapnya lagi.
Pengamat politik tersebut mengatakan jika Prabowo jalan di samping Jokowi di atas karpet merah tersebut secara kenegaraan itu tidak tepat karena Prabowo belum secara sah menjabat sebagai presiden.
“Sementara kalau Prabowo di samping Jokowi di karpet merah. Itu juga secara kenegaraan itu tidak tepat atau esensinya enggak kita peroleh”, kata Rocky Gerung.
“Karena Prabowo adalah bukan atau belum secara formil menduduki jabatan presiden, dia tetap adalah bawahannya Jokowi sebagai Menteri Pertahanan jadi masuk akal kalau soal itu”, sambungnya.
Menurut Rocky Gerung, netizen boleh saja berkomentar terhadap bahasa tubuh dari para politisi karena etika politik satu paket dengan bahasa tubuhnya.
“Jadi itu juga yang kita maksud satu paket untuk menilai bahwa political etics dan body language itu satu paket yang kita sebut sebagai peradaban itu. Jadi sekali lagi boleh silahkan netizen meneruskan uraian atau komen terhadap bahasa tubuh para politisi kita”, tutupnya.***

Share this article
Kata Rocky Gerung soal viralnya Prabowo Subianto yang tak injak karpet merah saat hadiri HUT RI ke-79 di IKN.