Iptu Rudiana Tanggapi Isu Negatif Penangkapan dan Tangani Langsung Kasus Pembunuhan Vina: Itu Tidak Benar! Saya Sebagai,,,

Iptu Rudiana Tanggapi Isu Negatif Penangkapan dan Tangani Langsung Kasus Pembunuhan Vina
Iptu Rudiana Tanggapi Isu Negatif Penangkapan dan Tangani Langsung Kasus Pembunuhan Vina

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina dan Eky semakin rumit. Diduga terjadi kesalahan prosedur dalam penangkapan para pelaku yang dilakukan oleh Iptu Rudiana.

Iptu Rudiana, yang merupakan ayah dari Eki yang tewas bersama Vina Cirebon pada Sabtu, 27 Agustus 2016, saat itu menjabat sebagai Kanit Narkoba di Polresta Cirebon.

Iptu Rudiana disebut menangkap sendiri para pelaku setelah menerima informasi dari Aep dan Dede. Seharusnya, penangkapan tersebut dilakukan oleh satuan reserse kriminal umum.

Baca Juga: 12 Peluang Usaha untuk Ibu yang Memiliki Bayi, Mengasuh Balita Bisa Jadi Cuan yang Menguntungkan

Menanggapi hal tersebut, Iptu Rudiana memberikan klarifikasi bahwa ia tidak langsung menindak atau menangani kasus Vina seperti yang disebutkan.

Ia mengatakan bahwa ia sebagai pelapor yang anaknya meninggal dalam keadaan tidak wajar, ia melaporkan kasus tersebut kepada polres kota kemudian diadakan penyelidikan.

“Tidak, itu tidak benar, saya ini sebagai pelapor yang mana anak saya meninggal satu yang tidak wajar dan kemudian setelah itu saya melaporkan kepada Polres kota selanjutnya lewat penyidikan sama kasatreskrim” ucap Iptu Rudiana, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube tvOneNews, pada Selasa, 30 Juli 2024.

Iptu Rudiana menyampaikan ia hanya melaporkan selanjutnya penyidik yang bekerja karena ia bukan merupakan penyidik dari perkara kasus Vina.

“Jadi saya sempat melaporkan selanjutnya penyidiklah yang bekerja karena saya bukan penyidik dari perkara tersebut” ujarnya.

Iptu Rudiana juga mengatakan terkait saksi Aep dan Dede yang tidak hadir di pengadilan tersebut tidak ada permintaan khusus, itu semua sudah ditentukan oleh penyidik.

Ayah Eky tersebut juga menegaskan ia tidak ikut campur terkait saksi tersebut.

Baca Juga: Dibuka Minggu Ke-3 Agustus! Catat Jadwal Seleksi CPNS 2024 hingga Tata Cara Pendaftaran Terbaru

“Enggak ada itu kan udah kewenangan penyidik kaitan dengan saksi yang diperiksa sama penyidik kaitan pembuktian satu perkara itu penyidik yang melakukan, jadi artinya saya sudah tidak turut campur lagi semuanya kita serahkan penyidik untuk lebih lanjutnya” kata Iptu Rudiana.

Iptu Rudiana juga menanggapi terkait yang apa yang menyakinkan dirinya kalau memang 11 orang tersebut tersangkanya hanya dari keterangan Dede dan Aep.

Ia menyampaikan kalau berbicara keyakinan mungkin ada di penyidik, ia sebagai pelapor tugasnya hanya menyampaikan dan melaporkan saja.

“Sebetulnya berbicara tentang Keyakinan itu mungkin ada di penyidik ya, saya sebagai korban sebagai pelapor hanya menyampaikan dan melaporkan kepada pihak penyidik bahwa kami telah melakukan mendapat informasi terkait adanya perbuatan pidana lebih lanjut penyidiklah yang bekerja” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ayah Eky
# dede
# Aep
# Vina Cirebon
# Iptu Rudiana
# klarifikasi

News Update

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.