AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.
Salah satu strategi utamanya adalah dengan mempercepat pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL).
DIkutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa percepatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat melalui Danantara Indonesia. Fokus pembangunan awal akan diprioritaskan pada dua lokasi strategis.

"Fokus awal pembangunan berada di dua lokasi prioritas, yakni Tanjungan di Kamal Muara dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang," ujar Chico Hakim, Selasa, 21 Juli 2026.
Langkah serius ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov DKI dan Danantara pada Mei lalu, yang kemudian diperkuat dengan pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan CEO Danantara, Rosan Roeslani, untuk mematangkan realisasi proyek.
Fasilitas PSEL di Tanjungan dan Bantargebang ini nantinya akan melengkapi fasilitas serupa yang sudah ada di Sunter serta Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan. Dengan adanya infrastruktur ini, Pemprov DKI berharap dapat mengolah ribuan ton sampah setiap hari dan mengurangi ketergantungan pada TPST Bantargebang yang kapasitasnya sudah berlebih.
Mengenai target pengerjaan, Chico menyebutkan bahwa groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk fasilitas prioritas di Jakarta ditargetkan segera dimulai mengikuti jadwal setelah Bali.

Berdasarkan informasi terbaru, target groundbreaking diproyeksikan jatuh pada Desember 2026 hingga Januari 2027. Sementara itu, target operasi komersial atau commercial operation date (COD) dipatok pada awal 2028.
Meski optimis, Pemprov DKI mengakui masih ada tantangan seperti sinkronisasi regulasi, kesiapan lahan, hingga penyesuaian teknologi dengan karakteristik sampah Jakarta.
Namun, dengan status Proyek Strategis Nasional (PSN) dan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, diharapkan proses perizinan dapat berjalan lebih cepat.***
Share this article
Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.