Sidang Praperadilan Pegi Setiawan: Ahli Hukum Pidana Sebut Penyidik Melanggar KUHAP, Tentang Apa?

Suhandi Cahaya berpendapat penyidik telah melanggar hukum dalam proses penetapan Pegi Setiawan menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina.
Suhandi Cahaya berpendapat penyidik telah melanggar hukum dalam proses penetapan Pegi Setiawan menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina.

AYOJAKARTA.COM -- Nama Pegi Setiawan kian disorot publik usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali viral, padahal kejadian sudah berlalu delapan tahun silam tepatnya di 2016.

Pegi Setiawan yang baru saja ditangkap setelah beberapa tahun lamanya menjadi DPO menimbulkan banyak teka-teki.

Baca Juga: Ahli Hukum Pidana Agus Surono Jelaskan Soal Akun Facebook dalam Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Pasalnya, setelah dirilisnya sebuah film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari, pihak yang berwajib langsung bergerak cepat untuk menemukan dalang kasus pembunuhan Vina Cirebon yang masih berkeliaran.

Tidak menunggu waktu lama, Kepolisian Jawa Barat langsung menangkap seorang Pegi Setiawan yang berprofesi sebagai kuli bangunan.

Penetapan tersangka Pegi Setiawan secara cepat membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, benarkah dia adalah dalang dibalik pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon?

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kini telah berlangsung sidang praperadilan Pegi Setiawan sebelum benar-benar diadili.

Baca Juga: Biodata dan Profil Agus Surono, Ahli Hukum Pidana Polda Jabar di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Lengkap Beserta LinkedIn, IG hingga Umur

Ahli Hukum Pidana yang dihadirkan bernama Prof Suhandi Cahaya yang turut berkomentar dan menjawab pertanyaan dari kuasa hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Marwan Iswandi selaku kuasa hukum Pegi Setiawan mengajukan pertanyaan terkait penetapan status tersangka.

"Menurut ahli apa yang dilakukan oleh penyidik itu (menetapkan Pegi Setiawan menjadi tersangka secara tiba-tiba) adalah tidak sah, bagaimana?," tanya Marwan Iswandi, dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Kamis, 4 Juli 2024.

"Iya, betul, tidak sesuai dengan KUHAP," jawab Prof Suhandi Cahaya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Mulai Terkuak, Tim Hukum Klaim Bukti Kuat: Pegi Setiawan Bukan Pegi Perong

Sebelumnya, Suhandi Cahaya mengatakan adanya koreksi kepada penyidik soal proses penetapan Pegi Setiawan.

"Kita mau koreksi kepada penyidik bahwa apa yang dilakukan oleh penyidik itu mungkin tidak betul, nanti yang memutuskan hakim dalam kasus ini," tuturnya.

Suhandi Cahaya berpendapat penyidik telah melanggar hukum dalam proses penetapan Pegi Setiawan menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina.

Baca Juga: Praperadilan Pegi Setiawan: Inilah Pengakuan Mengejutkan dari Pemilik Rumah di Bandung Tempat Pegi Bekerja

"Kalau pendapat saya melanggar hukum," terang Suhandi Cahaya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Suhandi Cahaya
# Pegi Setiawan
# Penyidik

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.