AYOJAKARTA.COM – Majunya Anies Baswedan di pilgub Jakarta menjadikannya sosok pertama kontestan memperebutkan kursi Jakarta 1.
Secara resmi, dukungan kepada Anies Baswedan ini telah diumumkan oleh PKB, melalui ketua DPW mereka, Hasbiallah Ilyas.
Setelah menempatkan Anies sebagai kandidat Jakarta 1 pada pilgub Jakarta nanti, kini PKB tinggal mencari siapa yang akan jadi pendampingnya.
Salah satu cara yang dilakukan oleh PKB adalah menjalin komunikasi politik dengan PSI.
Baca Juga: Tes IQ: Ayo Selamatkan Orang Baik di Taman dengan Temukan Tahanan yang Melarikan Diri
Hasbiallah mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih terbuka dalam memilih wakil gubernur dalam pilgub Jakarta.
PKB juga dalam kondisi terbuka dengan siapa saja untuk menjalin koalisi politik untuk mencapai target memenangkan pilgub Jakarta.
Dilansir ayojakarta.com dari kanal Youtube TvOne, Hasbiallah menyatakan terbuka dengan calon wakil gubernur dari partai manapun.
Termasuk juga dengan Kaesang, yang dalam sebuah liputan pers menyatakan bersedia menjadi wakil dari Anies Baswedan.
Hasbiallah juga menekankan bahwa kandidat calon gubernur sudah tutup di PKB, karena sudah terisi oleh Anies Baswedan.
Melalui komunikasi politik dengan PSI, Hasbiallah juga tidak memungkiri dirinya sangat berharap agar Kaesang yang menjadi cawagub dari Anies Baswedan.
Menyoal majunya Anies Baswedan, PKB telah menyatakan bahwa mantan gubernur periode sebelumnya itu telah melakukan Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) untuk menjadi kontestan pilgub Jakarta 2024.
Baca Juga: Cara Blokir Iklan yang Muncul di Aplikasi dan Chrome HP Android, Dijamin Gak Muncul Lagi!
Proses uji kompetensi itu telah dilakukan pada 6 Juni yang lalu.
Perihal kesolidan partai, Hasbiallah juga mengatakan bahwa dari ranting hingga pengurus pusat Jakarta telah satu suara untuk mendukung Anies Baswedan dalam pilgub Jakarta.
Mendekati bulan Agustus, nama-nama yang akan meramaikan pilgub Jakarta telah muncul untuk memanaskan kontestasi.
Selain Anies Baswedan, telah muncul nama-nama lainnya seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tri Rismaharini, atau Kang Emil mantan gubernur Jawa Barat.
Naiknya Anies Baswedan dari PKB, dan kemungkinan besar secara resmi juga akan didukung PDIP, membuat banyak pihak mulai memperhitungkan peluang mereka di pilgub Jakarta.
Bagi pihak yang ingin mengalahkan Anies Baswedan, maka diperlukan nama kuat yang cukup berpengaruh.
Dan bagi Anies Baswedan sendiri, memenangkan pilgub Jakarta sangat penting untuk menjaga kans-nya dalam pilpres 2029.***

Share this article
PKB dan PSI tengah menjalin komunikasi menguoayakan Kaesang jadi Cawagub usai resmi mendukung Anies di Pilgub Jakarta 2024