AYOJAKARTA.COM - Basuki Tjahaja Purnama, yang akrab disapa Ahok, selain dilirik untuk maju kembali dalam Pilgub Jakarta, juga masuk dalam bursa Pilgub Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, mengungkapkan bahwa nama Ahok siap diusung dalam pemilihan tersebut.
Rapidin Simbolon mengonfirmasi bahwa Ahok dipersiapkan untuk menjadi penantang Walikota Medan, Bobby Nasution, yang digadang-gadang maju dalam Pilgub Sumut 2024 melalui dukungan Partai Gerindra.
Rapidin menyatakan telah berkomunikasi dengan Ahok sebanyak dua kali dan Ahok menyatakan kesiapannya jika partai menginstruksikan.
"Saya sudah dua kali berkomunikasi dengan Ahok. Saya tanya, kalau diterjunkan ke Sumatera Utara, siap nggak? Dia jawab, kalau sudah partai menginstruksikan, jangankan ke Sumatera Utara, ke Papua pun siap," ujar Rapidin.
PDI Perjuangan sendiri masih mencermati semua tokoh yang ada karena pendaftaran calon gubernur baru akan dibuka secara resmi pada Agustus 2024.
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, juga telah memberi tugas kepada Ahok, meskipun Ahok sendiri belum mengetahui tugas khusus yang diberikan kepadanya.
Sementara itu, pengamat politik Ray Rangkuti menyatakan bahwa kans Ahok di Pilgub Jakarta lebih besar dibandingkan dengan di Sumatera Utara, mengingat basis pemilih Ahok di Sumut tidak sebesar kompetitor lainnya.
"Saya tidak melihat kans besar bagi Ahok untuk mendapatkan suara di Sumatera Utara. Pemilih Ahok terbesar adalah kelompok non muslim dan etnik Tionghoa di Medan, yang jumlahnya mungkin sekitar 30%. Jika Ahok masuk ke sana, justru potensi menguntungkan kompetitor lain seperti Bobby dan Pak Edi," jelas Ray.
Selain Ahok, nama-nama lain yang masuk dalam bursa Pilgub Sumatera Utara antara lain Nixon Nababan, Edy Rahmayadi, Musa Rajekshah, dan Bobby Nasution.
Ahok juga merespons isu terkait kemungkinan dirinya maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024.
Ia menyerahkan keputusan ini kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan menyatakan pentingnya disiplin dalam berorganisasi.
"Kita harus disiplin berorganisasi. Kalau sudah disiplin, ibu Megawati akan memutuskan dengan cermat. Kalau tidak cocok dengan organisasi, keluar saja, tidak usah khianat. Kalau ada perintah, siap ya berarti siap," ujar Ahok.
Dengan demikian, baik di Jakarta maupun Sumatera Utara, Ahok tetap menjadi sosok yang diperhitungkan dalam kancah politik nasional menjelang Pemilihan Gubernur 2024.***

Share this article
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, selain dilirik untuk maju kembali dalam Pilgub Jakarta, juga masuk dalam bursa Pilgub Sumatera 2024